Asep Safrudin Promosi Jadi Kabareskrim Polri, Tinggalkan Jabatan Kapolda Kepri
Menurut Asep, media mempunyai peran penting dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk mengenai kinerja kepolisian dan berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Kepri.
Selama memimpin Polda Kepri, Asep mengatakan berbagai persoalan dan perkara menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi bersama seluruh jajarannya.
"Selama di sini kita diuji dengan berbagai hal, berbagai kasus. Alhamdulillah, semua itu bisa kita bayar dengan tuntas," katanya.
Ia menyebut berbagai persoalan yang dihadapi selama bertugas di Kepri menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Asep juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Kepri yang telah bekerja bersama menghadapi berbagai tantangan selama masa kepemimpinannya.
Ia berharap hubungan baik dengan masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan di Kepri tetap terjaga meski dirinya mendapat tugas baru di tingkat nasional.
Asep Safrudin merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993. Sebelum menjadi Kapolda Kepri, ia telah menduduki sejumlah jabatan di bidang reserse dan kepolisian kewilayahan.
Asep pernah menjabat Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya, Kapolres KP3 Tanjung Priok, Kapolres Bogor, Wakapolres Metro Jakarta Barat, Kapolresta Barelang, hingga Dirresnarkoba Polda Banten. Ia juga pernah bertugas di lingkungan Bareskrim Polri.
Asep kemudian dipercaya menjadi Wakapolda Kepri sebelum dilantik sebagai Kapolda Kepri pada Februari 2025. Pengalamannya di wilayah Kepri membuat penugasan sebagai Kabareskrim menjadi babak baru dalam kariernya di tingkat nasional.
Salah satu pengungkapan besar yang terjadi selama Asep menjabat Kapolda Kepri adalah kasus penyelundupan 800 kilogram ketamin hidroklorida pada September 2026. Pengungkapan tersebut melibatkan kerja sama BNN, Bareskrim Polri, Ditjen Bea dan Cukai, Polda Kepri, serta TNI AL.
Seiring promosi Asep, jabatan Kapolda Kepri selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol Suhendri.
Suhendri sebelumnya bertugas sebagai Teknisi Penjinak Bom Utama Tingkat I Korbrimob Polri. Ia juga pernah bertugas di Kepri, antara lain sebagai Kasat Brimob Polda Kepri dan Kapolres Tanjungpinang.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari rangkaian mutasi sejumlah perwira tinggi Polri setelah Jenderal Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sebelum meninggalkan Kepri, Asep juga mendapat penghargaan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) sebagai Tokoh Penguatan Ekosistem Jurnalisme dan Keterbukaan Informasi.
Ketua Pengda IJTI Kepri Gusti Yennosa mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas hubungan dan kerja sama yang terbangun selama Asep menjalankan tugas di Kepri.
Gusti menilai pengalaman Asep menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas barunya sebagai Kabareskrim Polri.
"Beliau sangat layak duduk sebagai Kabareskrim Polri. Apalagi dengan sejumlah prestasinya. Barusan saya sempat teleponan dengan beliau. Semoga silaturahmi ini terus berjalan," ujar Gusti.
Kini, Asep Safrudin akan menghadapi tanggung jawab baru sebagai Kabareskrim Polri dengan cakupan tugas penegakan hukum di tingkat nasional.
Editor: Purnawarman