Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mario Aji dan Veda Ega Jadi Daya Tarik MotoGP Mandalika 2026, Gubernur Klaim Bakal Jadi yang Terbaik
Advertisement . Scroll to see content

Proyek Kereta Gantung Rinjani Ditolak, DPRD NTB Angkat Bicara

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:16 WIB
  • author Purnawarman
Proyek Kereta Gantung Rinjani Ditolak, DPRD NTB Angkat Bicara
Proyek kereta gantung di kawasan Gunung Rinjani demi menjaga kelestarian lingkungan.(Foto: Ilustrasi Shutterstock)

Lalu Pelita menilai langkah Pemprov NTB menghentikan rencana pembangunan kereta gantung menjadi keputusan yang tepat dan menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap upaya konservasi lingkungan.

“Keputusan Pemprov NTB menolak proyek kereta gantung dinilai sebagai langkah tepat dan bentuk keberpihakan terhadap kelestarian alam,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD NTB berharap kawasan Gunung Rinjani tetap dijaga keasriannya agar generasi mendatang masih dapat menikmati keindahan alam tanpa harus mengorbankan keseimbangan ekosistem yang ada.

Selain menjadi ikon wisata pendakian nasional, Gunung Rinjani juga merupakan kawasan konservasi dengan luas lebih dari 41 ribu hektar yang dihuni berbagai flora dan fauna endemik. Kawasan ini setiap tahun dikunjungi puluhan ribu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Penolakan proyek kereta gantung sebelumnya juga menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Sejumlah aktivis lingkungan menilai pembangunan infrastruktur masif di kawasan konservasi berpotensi meningkatkan risiko kerusakan hutan, sampah wisata, hingga gangguan terhadap habitat satwa liar.

Sementara itu, pemerintah daerah kini disebut lebih fokus mengembangkan konsep pariwisata berkelanjutan dan berbasis ekowisata untuk menjaga keseimbangan antara sektor ekonomi dan konservasi alam di NTB.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut