50 Pemandu Gunung Ikuti Uji Kompetensi di Rinjani, Fokus pada Keselamatan Wisatawan
Senaru dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu jalur utama pendakian menuju Gunung Rinjani. Sebanyak 50 peserta dari seluruh kawasan lingkar Rinjani mengikuti proses uji kompetensi tersebut.
Mereka menjalani sertifikasi untuk memastikan para pemandu lapangan memiliki legalitas resmi serta kemampuan yang diakui secara nasional dalam mendampingi wisatawan di kawasan pegunungan.
Asesor dari LSP Pramindo yang ditugaskan oleh Kementerian Pariwisata menjelaskan bahwa wisata pendakian bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sektor yang sangat bergantung pada faktor keselamatan dan pelestarian lingkungan.
Para peserta diuji dalam berbagai aspek penting, mulai dari teknik navigasi, prosedur tanggap darurat, pelayanan wisatawan, hingga pemahaman mendalam mengenai ekosistem Gunung Rinjani.
Menurut Ahmad Nur Aulia, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini menjadi langkah konkret dalam mendukung visi NTB Mendunia melalui pembangunan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kita ingin memastikan wisatawan yang datang ke Rinjani tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi juga merasakan pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional,” katanya.
Sementara itu, pihak Balai TNGR menekankan bahwa sertifikasi bagi pemandu wisata yang beroperasi di kawasan konservasi sangat penting untuk menjaga tata kelola pendakian tetap tertib dan aman.
Selain itu, keberadaan pemandu tersertifikasi juga dinilai penting dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan prinsip Leave No Trace, sehingga aktivitas wisata tidak merusak ekosistem alam.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara juga menambahkan bahwa pemandu wisata merupakan ujung tombak dalam membangun citra positif destinasi wisata daerah.
Dengan hadirnya pemandu yang kompeten dan tersertifikasi, kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap destinasi Gunung Rinjani diharapkan semakin meningkat.
Melalui program ini, kualitas sumber daya manusia pariwisata di NTB diharapkan semakin kuat, sekaligus memperkokoh posisi Gunung Rinjani sebagai destinasi wisata pendakian kelas dunia yang aman, profesional, dan berkelanjutan.
Editor: Purnawarman