get app
inews
Aa Text
Read Next : Iran Klaim Pantau Pergerakan Netanyahu, Data Pertemuan Disebut Sudah Dikantongi

Suksesi Pemimpin Tertinggi Iran Makin Dekat, Majelis Pakar Hampir Sepakat

Minggu, 08 Maret 2026 | 21:27 WIB
header img
Kepimpinan Tertinggi Iran akan diumumkan. (Foto: Istimewa).

Sebagian anggota menginginkan keputusan diumumkan melalui pertemuan tatap muka resmi, sementara yang lain menilai keputusan dapat diambil tanpa harus melalui pertemuan formal.

Beberapa ulama diketahui telah melakukan konsultasi secara daring sebelum rapat resmi digelar.

Desakan Ulama Agar Pemimpin Baru Segera Dipilih

Sejumlah ulama garis keras di Iran mendesak agar pemimpin tertinggi baru segera ditunjuk untuk menjaga stabilitas negara setelah kematian Khamenei.

Ayatollah Agung Naser Makarem Shirazi menilai percepatan penunjukan pemimpin baru penting untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif.

Ia mengatakan penunjukan tersebut diperlukan dengan cepat untuk:

“Membantu mengatur urusan negara dengan lebih baik,”.

Selain itu, Ayatollah Agung Hossein Nouri Hamedani juga menyerukan kepada anggota Majelis Pakar agar mempercepat proses pemilihan pemimpin tertinggi yang baru.

Pemerintahan Sementara Dipimpin Dewan Tiga Orang

Sementara proses suksesi berlangsung, Iran saat ini dipimpin oleh dewan sementara beranggotakan tiga orang yang terdiri dari presiden, seorang ulama senior, dan kepala peradilan.

Dewan ini menjalankan fungsi pemimpin tertinggi secara sementara hingga Majelis Pakar menetapkan pengganti definitif.

Sesuai konstitusi Iran, pemimpin tertinggi harus dipilih dalam waktu maksimal tiga bulan setelah jabatan tersebut kosong.

Khamenei Tewas dalam Serangan di Teheran

Ayatollah Ali Khamenei, yang memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade, dilaporkan tewas dalam serangan militer AS dan Israel di Teheran pada 28 Februari.

Kematian tokoh berpengaruh tersebut memicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta meningkatkan tekanan terhadap struktur kepemimpinan Iran untuk segera menentukan pengganti.

Pernyataan Kontroversial dari Amerika Serikat

Situasi politik Iran juga memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat seharusnya memiliki peran dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran.

Namun, pernyataan tersebut langsung ditolak oleh pemerintah Iran yang menegaskan bahwa proses suksesi merupakan urusan internal negara.

Harapan Agar Rakyat Segera Mendapat Kepastian

Anggota Majelis Pakar lainnya, Hojjatoleslam Jafari, menyampaikan harapannya agar proses suksesi segera selesai sehingga masyarakat Iran mendapatkan kepastian politik.

“Penundaan dalam pemilihan pemimpin ketiga ini pahit dan tidak diinginkan oleh semua orang, dan tidak ada alternatif lain, jadi kita tidak boleh memiliki pikiran buruk tentang perwakilan kita pada saat yang sulit ini,” katanya.

Peran Strategis Pemimpin Tertinggi di Iran

Dalam sistem politik Iran, Pemimpin Tertinggi merupakan posisi tertinggi dalam struktur negara. Jabatan ini memiliki kewenangan luas, termasuk mengendalikan kebijakan militer, keamanan nasional, peradilan, dan arah politik negara.

Karena itu, keputusan Majelis Pakar untuk menentukan pengganti Khamenei akan menjadi momen penting bagi masa depan politik Iran, sekaligus mempengaruhi dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut