Iran Klaim Pantau Pergerakan Netanyahu, Data Pertemuan Disebut Sudah Dikantongi
TEHERAN, iNewsLombok.id - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat tajam. Pemerintah Iran disebut terus mengincar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebagai bagian dari eskalasi konflik yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.
Pernyataan tegas datang dari penasihat militer senior pemimpin tertinggi Iran, Rahim Safavi, yang menegaskan bahwa pihaknya memantau secara ketat aktivitas Netanyahu.
"Kami tahu di mana pertemuan Netanyahu berlangsung, dan bank data kami telah diperbarui," kata Safavi, seperti dikutip dari kantor berita ISNA.
Pernyataan ini memicu kekhawatiran baru akan potensi konflik terbuka yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menargetkan kantor Perdana Menteri Israel di Tel Aviv pada Senin (2/3/2026). Tidak hanya itu, Iran juga mengklaim menyerang sejumlah pusat keamanan dan fasilitas militer Israel di Haifa serta Yerusalem Timur.
Editor : Purnawarman