get app
inews
Aa Text
Read Next : NTB Siap Buka Rute Seaplane dari Bendungan Batu Jai Lombok Tengah ke Destinasi Wisata Kepulauan

Menhub Dudy Bantah Tiket Pesawat ke NTB Mahal, Sebut Faktor Transit Jadi Penyebab

Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:01 WIB
header img
Menhub RI Dudy Purwagandhi (kanan), Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kiri). iNewsLombok.id/Purnawarman

LOMBOK, iNewsLombok.id – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, membantah anggapan bahwa harga tiket pesawat menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) tergolong mahal. Menurutnya, lonjakan harga lebih disebabkan oleh pemilihan rute penerbangan dengan transit di luar kota.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri rapat persiapan mudik Lebaran di Kantor Bank NTB Syariah, Mataram, Sabtu (28/2/2026).

"Mungkin pemilihan transit di luar kota sehingga mahal," bantahnya.

Faktor Transit Disebut Pengaruhi Harga Tiket

Menhub menjelaskan bahwa perbedaan harga tiket sering terjadi karena calon penumpang memilih rute tidak langsung atau penerbangan dengan transit di kota lain. Hal ini membuat biaya perjalanan lebih tinggi dibandingkan penerbangan langsung.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah mengeluarkan kebijakan stimulus berupa diskon harga tiket untuk membantu masyarakat, khususnya menjelang musim mudik.

"Diskon 18 persen, diakui ada tiket mahal, setelah pelaksanaan stimulus diawasi ketat, dirasakan adanya penurunan harga tiket," ungkapnya.

Pemerintah Akan Lakukan Monitoring Harga Tiket

Kementerian Perhubungan memastikan akan melakukan pemantauan langsung guna memastikan harga tiket tetap sesuai ketentuan dan tidak terjadi lonjakan tidak wajar.

"Kita akan memonitor apakah betul mahal, mungkin pemilihan jalur yang berbeda. Mahalnya karena yang bersangkutan melakukan penerbangan melalui kota lain, transit kota lain," tegasnya.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut