DPRD NTB Kritik Tim Percepatan Gubernur: Anggaran Besar, Hasil Tak Terlihat
LOMBOK, iNewsLombok.id - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Aminurlah, menyoroti keberadaan dan tugas Tim Ahli Gubernur (TAG) NTB yang dinilainya perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Ia bahkan mengusulkan agar penyebutan tim tersebut diubah menjadi tim riset, meniru pola yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dengan merekrut para akademisi dan pakar untuk memberikan kajian strategis.
Menurut Aminurlah, yang akrab disapa Maman, Tim Ahli Gubernur seharusnya ditempatkan di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) agar benar-benar menghasilkan riset yang berdampak langsung terhadap kebijakan publik.
"Saya sangat menghargai keilmuan Profesor yang ada di Tim Percepatan Gubernur, harusnya mereka melakukan riset bagaimana menurunkan kemiskinan ekstrim. Saya minta di taruh di Brida," ungkapnya, Senin (9/2/2026).
Maman juga mengaku belum melihat kinerja konkret dari tim percepatan tersebut sejauh ini. Ia mempertanyakan kontribusi nyata TAG terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT GNE.
"Saya belum lihat sejauh ini, coba tanyakan ke tim percepatan apa tujuan ada BUMD (PT GNE) apakah hanya membuat batako saja," terangnya.
Editor : Purnawarman