get app
inews
Aa Text
Read Next : 180 Jemaah Haji Lombok Tengah Belum Lunasi BIPIH hingga Penutupan Tahap II

337 Warga Terdampak Bajir di Lombok Tengah , PWI NTB dan MIM Foudation Salurkan 340 Paket Sembako

Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:54 WIB
header img
Penyalurkan 340 Paket Sembako ke Korban Banjir di Lombok Tengah. istimewa

Rombongan disambut oleh Kepala Desa Kabul, Sahurim, bersama perangkat desa dan warga penerima bantuan.

Ketua PWI NTB menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam penanganan bencana.

“Melalui Tim Bansos HPN 2026, kami bergerak berdasarkan data resmi agar bantuan ini benar-benar meringankan beban warga yang membutuhkan. Selain sembako, kami juga menyalurkan alas kaki seperti sepatu dan sandal untuk mendukung aktivitas warga pascabanjir,” ujar Ikliluddin.

Direktur MIM Foundation, Muhammad Romi Saefuddin, menyebut kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara lembaga sosial dan organisasi pers dalam kegiatan kemanusiaan.

“Alhamdullillah, kolaborasi MIM Foundation bersama PWI NTB menyalurkan bantuan paket sembako kepada korban banjir di Lombok Tengah ini bisa terus berlanjut. Terima kasih juga kepada para donatur yang menyumbang dananya untuk disalurkan MIM Foundation dan PWI NTB kepada korban banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kabul, Sahurim, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. Ia mengungkapkan bahwa banjir sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi warga, terutama petani dan pedagang kecil.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI NTB dan MIM Foundation. Kehadiran rekan-rekan wartawan dan lembaga kemanusiaan di sini sangat membantu moril dan materil 337 warga kami yang sedang kesulitan,” ungkap Sahurim.

Hal senada disampaikan Sadimin, Kepala Dusun sekaligus warga terdampak. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada rombongan PWI NTB serta MIM Foundation. Paket sembako dan alas kaki ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari kami," tutur Sadimin.

Sebagai informasi berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya saluran drainase dan sungai kecil di sekitar permukiman warga.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun puluhan rumah sempat terendam dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Sinergi PWI NTB bersama MIM Foundation juga mendapat dukungan dari puluhan donatur yang berpartisipasi dalam penggalangan dana.

Ke depan, kedua lembaga berkomitmen untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial dan kebencanaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial terhadap masyarakat NTB.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut