BMKG: Waspada 2 Bibit Siklon Tropis, NTB-NTT Berpotensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
BMKG memetakan dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 91S sebagai berikut:
- Hujan lebat hingga sangat lebat: NTB dan NTT
- Hujan sedang hingga lebat: Jawa Timur dan Bali
- Angin kencang: Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT
Selain itu, aktivitas laut juga terdampak karena potensi peningkatan tinggi gelombang.
Kategori Rough Sea (2,5–4,0 meter):
- Perairan selatan Jawa Barat hingga NTT
- Laut Sawu
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga NTT
- Kategori Moderate Sea (1,25–2,5 meter):
- Laut Bali
- Laut Flores
- Selat Bali
- Selat Lombok
- Laut Arafuru bagian barat, tengah, dan timur
BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Masyarakat di wilayah terdampak diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang," tulis BMKG dalam keterangannya.
Nelayan dan operator kapal juga diminta tidak memaksakan pelayaran di wilayah dengan gelombang tinggi demi keselamatan.
Sebagai catatan, bibit siklon tropis yang berkembang di sekitar Indonesia sering memicu anomali cuaca, termasuk hujan ekstrem di wilayah yang biasanya kering.
BMKG menyarankan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah mitigasi dini, seperti pembersihan drainase, pengecekan daerah rawan longsor, dan kesiapsiagaan posko bencana.
Editor : Purnawarman