Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mendagri Tito Karnavian Dukung Bonus dari PAD untuk Kepala Daerah, Dinilai Bisa Cegah Korupsi
Advertisement . Scroll to see content

Mendagri Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri hingga Januari 2026, Ini Alasannya!

Selasa, 09 Desember 2025 | 18:23 WIB
  • author iNews.id/Purnawarman
Mendagri Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri hingga Januari 2026, Ini Alasannya!
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Dok. Humas Kemendagri).

Tito menegaskan kebijakan ini tidak hanya menyasar kepala daerah di wilayah yang sedang menghadapi bencana di Sumatera, tetapi diberlakukan setara di seluruh Indonesia. Menurutnya, keberadaan pemimpin daerah menjadi kunci dalam memastikan koordinasi, pengambilan keputusan, dan efektivitas pemerintahan.

"Jadi keberadaan kepala daerah, baik bupati, gubernur, sangat diperlukan karena memiliki power, kewenangan. Bawahannya enggak memiliki power yang sekuat para kepala daerah," jelasnya.

"Oleh karena itu, kalau kehilangan leadership kepala daerah, ya di bawahnya juga menjadi tidak terarah karena memerlukan koordinasi dan keputusan. Apalagi kepala daerah juga adalah ketua Forkopimda," tambahnya.

Surat Edaran Kemendagri seperti ini biasanya dikeluarkan pada periode krusial, misalnya saat libur panjang, masa tanggap darurat bencana, atau menjelang akhir tahun anggaran.

SE ini juga terkait upaya pemerintah pusat memperkuat respons daerah terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada Desember–Januari.

Kepala daerah yang melanggar Surat Edaran dapat dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

Kemendagri sebelumnya mencatat adanya peningkatan kunjungan luar negeri pejabat daerah pada akhir tahun, sehingga aturan ini diterbitkan untuk efisiensi dan prioritas kinerja.

Forkopimda yang dipimpin kepala daerah memiliki peran vital dalam koordinasi keamanan, kebencanaan, serta pelayanan publik selama periode rawan akhir tahun.

Editor: Purnawarman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut