Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IPM NTB 2025 Naik Jadi 73,97, Akademisi: Jangan Terburu-buru Klaim Keberhasilan Iqbal-Dinda
Advertisement . Scroll to see content

Pertumbuhan Kredit NTB Tertinggi di Bali-Nusra, Tapi Ekonomi Malah Minus: Ini Kata Akademisi

Rabu, 28 Mei 2025 | 08:49 WIB
  • author Purnawarman
Pertumbuhan Kredit NTB Tertinggi di Bali-Nusra, Tapi Ekonomi Malah Minus: Ini Kata Akademisi
Pertumbuhan Kredit NTB Tertinggi di Bali-Nusra, Tapi Ekonomi Malah Minus: Ini Kata Akademisi. dok.Pribadi

LOMBOK, iNewsLombok.id – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan pertumbuhan kredit tertinggi di kawasan Bali dan Nusa Tenggara pada triwulan I tahun 2025. Sayangnya, pencapaian ini tidak sejalan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi daerah, yang justru mengalami kontraksi sebesar -1,47 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Edo Segara Gustanto, peneliti Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara, menilai bahwa ada ketidaksesuaian antara pesatnya peningkatan kredit dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun aliran pembiayaan meningkat tajam, efeknya belum secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ini menjadi peringatan bahwa pertumbuhan kredit yang tinggi saja tidak cukup, jika tidak diarahkan pada sektor-sektor yang produktif dan berdaya saing,” tegas Edo.

Sektor Pertambangan Turun, Pertanian dan Industri Masih Bertahan

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menunjukkan bahwa penurunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terutama disebabkan oleh lesunya sektor pertambangan dan penggalian, yang selama ini menjadi kontributor utama ekonomi daerah.

Sementara itu, sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan justru menunjukkan tren positif, meski belum mampu menutupi pelemahan sektor ekstraktif.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut