Darmayasa bersama warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setelah melihat langsung, benda yang berada di saluran air itu diduga kuat merupakan orok bayi.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Kebon Ayu. Tak lama berselang, personel piket Polsek Gerung tiba dan mengamankan lokasi.
Sejumlah warga juga sempat berdatangan ke sekitar lokasi setelah mengetahui penemuan tersebut. Berdasarkan keterangan warga, janin ditemukan dalam kondisi terbuka sehingga dapat terlihat dari sekitar saluran air.
Janin Dievakuasi untuk Pemeriksaan Forensik
Polisi bersama Tim Inafis melakukan pemeriksaan awal di lokasi, mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat penemuan.
Janin yang identitasnya belum diketahui tersebut kemudian dievakuasi dan dititipkan di ruang forensik RSU Provinsi NTB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Rencana tindak lanjut kami saat ini meliputi koordinasi erat dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB guna melakukan identifikasi umum maupun khusus terhadap mayat janin tersebut. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Kaur Dokpol RS Bhayangkara untuk pelaksanaan visum luar dan autopsi di ruang forensik," tambah AKP Lale Dewi.
Hingga kini, identitas janin maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas keberadaannya di gorong-gorong tersebut belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan warga dan menelusuri informasi di sekitar lokasi.
Pemeriksaan forensik diharapkan dapat membantu mengungkap identitas janin sekaligus memberikan petunjuk mengenai kondisi dan rangkaian peristiwa sebelum janin ditemukan.
Polisi juga masih mendalami bagaimana janin tersebut bisa berada di dalam gorong-gorong serta siapa yang terakhir menempatkannya di lokasi tersebut.
Gerbang Indonesia
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
