Wakil Ketua DPRD NTB Sebut Dana Rp1 Triliun untuk PON 2028 Mustahil dari APBD

Purnawarman
Wakil Ketua DPRD NTB Muzihir menilai kebutuhan Rp1 triliun untuk persiapan PON 2028 tidak realistis jika seluruhnya dibebankan kepada APBD. iNewsLombok.id/Purnawarman

LOMBOK, iNewsLombok.id - Wakil Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) Muzihir menilai permintaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menyiapkan dana hingga Rp1 triliun untuk persiapan sebagai tuan rumah PON 2028 sulit direalisasikan jika seluruhnya bersumber dari APBD.

Muzihir menegaskan, kemampuan fiskal daerah menjadi pertimbangan utama. Menurutnya, penggunaan APBD untuk memenuhi kebutuhan hingga Rp1 triliun bukan sesuatu yang realistis, terlebih angka tersebut disebut untuk kebutuhan persiapan penyelenggaraan PON.

"Barang Mustahil (Rp1 triliun untuk PON) kalau pakai APBD," tegasnya, Sabtu (31/10/2026).

Ia mempertanyakan besarnya kebutuhan anggaran yang disampaikan KONI Pusat tersebut. Muzihir membandingkannya dengan kebutuhan anggaran pada periode kepemimpinan Ketua KONI NTB sebelumnya yang menurutnya hanya berada di kisaran Rp300 miliar.

"KONI Pusat harus berpikir ulang, siapa yang mempersiapkan dulu nilainya tidak segitu," ungkapnya.

Muzihir Minta Sumber Pendanaan PON Diperjelas

Muzihir mengatakan, apabila kebutuhan persiapan PON 2028 harus sepenuhnya dibebankan kepada APBD NTB, maka pemerintah daerah akan menghadapi beban fiskal yang sangat besar.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network