Dosen Unram Soroti Masa Depan GNE NTB di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Purnawarman
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (Unram), Dr. Muhammad Firmansyah. (Foto: istimewa)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (GNE) dinilai menghadapi tantangan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (Unram), Dr. Muhammad Firmansyah, mengatakan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian membuat pelaku usaha cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi maupun memperluas bisnis.

Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya menjadi tantangan bagi perusahaan swasta, tetapi juga bagi BUMD yang sedang berupaya mengembangkan usaha.

"Pertama memang ekonomi sedang tidak pasti, pebisnis umumnya dalam kondisi begini cenderung hati-hati dalam investasi atau perluas skala bisnis. Siapapun pengelola BUMD atau bisnis daerah, akan hadapi kendala yang sama," tegasnya, Rabu (26/8/2026).

Firmansyah menilai kondisi tersebut harus dihadapi dengan strategi bisnis yang tepat, terutama dari sisi kualitas manajemen dan pengalaman pengelola perusahaan.

Pengelola GNE Harus Paham Bisnis Hulu dan Hilir

Selain kondisi ekonomi, Firmansyah menyoroti pentingnya kapasitas manajemen dalam mengelola BUMD. Menurutnya, pengelola perusahaan daerah harus memiliki pengalaman bisnis yang memadai serta memahami rantai usaha dari sektor hulu hingga hilir.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network