Empat Daerah Mundur, Porprov XII NTB 2026 Kini Hanya Digelar di Enam Wilayah

Purnawarman
Ketua Umum KONI NTB Mori Hanafi menjelaskan perubahan skema pelaksanaan Porprov XII NTB 2026 yang kini dipusatkan di enam kabupaten/kota akibat keterbatasan fiskal daerah. (Foto: iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 dipastikan hanya akan berlangsung di enam kabupaten/kota. Keputusan tersebut diambil setelah empat daerah memilih mengundurkan diri sebagai tuan rumah bersama karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Awalnya, ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu dirancang digelar secara merata di 10 kabupaten/kota di NTB. Konsep tersebut disiapkan sebagai bagian dari simulasi penyelenggaraan sekaligus pemanasan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana NTB akan menjadi tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta.

Namun kondisi keuangan daerah membuat skema awal harus disesuaikan. Akibatnya, penyelenggaraan Porprov XII difokuskan hanya pada enam wilayah yang dinilai memiliki kesiapan anggaran dan infrastruktur olahraga yang memadai.

Ketua Umum KONI NTB, Mori Hanafi, membenarkan adanya perubahan tersebut. Menurutnya, keputusan itu murni didasarkan pada kondisi fiskal sejumlah daerah yang belum memungkinkan untuk menjadi tuan rumah.

"Rencana awal kita memang ingin menyebar di 10 kabupaten/kota agar gairah simulasi menuju PON XXII 2028 merata di seluruh NTB. Namun, kita harus realistis dengan keterbatasan fiskal di beberapa daerah. Ada empat daerah yang menyatakan mundur," ungkap Mori Hanafi saat memberikan keterangan di Mataram, Kamis (25/6/2026).

Dengan berkurangnya jumlah daerah penyelenggara, Kota Mataram akan menjadi pusat utama pelaksanaan Porprov XII NTB. Sebanyak 32 cabang olahraga (cabor) dijadwalkan berlangsung di berbagai venue yang tersebar di ibu kota provinsi tersebut.

Sementara itu, Kabupaten Lombok Tengah menjadi daerah dengan jumlah cabor terbanyak kedua, yakni 10 cabang olahraga. Kabupaten Lombok Barat akan menggelar tujuh cabor, sedangkan Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat masing-masing menjadi lokasi pertandingan untuk tiga cabor.

Adapun Kabupaten Lombok Utara mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah untuk satu cabang olahraga.

Meski terjadi perubahan dalam distribusi venue, KONI NTB memastikan tujuan utama Porprov sebagai sarana pembinaan atlet dan simulasi penyelenggaraan event olahraga berskala besar tetap berjalan optimal.

Mori menegaskan bahwa enam daerah yang tetap menjadi tuan rumah akan dipersiapkan secara maksimal, baik dari sisi manajemen pertandingan, pengelolaan venue, pelayanan kontingen, hingga sistem transportasi.

"Perubahan ini memang di luar rencana awal, tetapi fokus kita tidak bergeser. Enam daerah yang tersisa ini akan kita gembleng penataan manajemennya agar standar penyelenggaraan kita tetap berada di level nasional saat menyambut PON dua tahun lagi," pungkas Mori penuh optimisme.

Selain menjadi ajang perebutan prestasi antar-daerah, Porprov XII NTB juga diharapkan menjadi wadah seleksi atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan nasional. Event ini memiliki peran strategis dalam mengukur kesiapan sumber daya olahraga NTB menjelang PON XXII 2028, yang diproyeksikan menjadi salah satu pesta olahraga terbesar yang pernah digelar di kawasan Indonesia Timur.

Porprov merupakan ajang olahraga multi-event terbesar di tingkat provinsi yang biasanya digelar setiap empat tahun sekali.

Hasil Porprov menjadi salah satu indikator pembinaan olahraga prestasi di daerah.

NTB tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028 bersama NTT dan DKI Jakarta.

Simulasi pengelolaan venue, akomodasi atlet, transportasi, dan perangkat pertandingan menjadi bagian penting dalam persiapan menuju PON.

Konsentrasi venue di enam daerah diharapkan membuat penggunaan anggaran lebih efisien tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan.

Editor : Purnawarman

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network