LOMBOK, iNewsLombok.id - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengundang tiga calon Sekretaris Daerah (Sekda) hasil seleksi Panitia Seleksi (Pansel) untuk bertemu secara langsung. Ketiga nama tersebut adalah Abul Chair, Akhsanul Khalik, dan Ahmad Syaufi, yang dinilai sebagai kandidat terbaik dari seluruh peserta seleksi.
Pertemuan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pengenalan pribadi sebelum Gubernur NTB menentukan figur yang akan menjadi pendamping utama dalam menjalankan roda birokrasi pemerintahan daerah.
"Sebenarnya ini biasa sebagai formal saja, saya ingin mengenal secara pribadi seperti apa pemikirannya visi dan misinya," ungkap Lalu Iqbal, Senin (19/1/2026).
Baru Mengenal Dua Nama Calon Sekda
Iqbal mengakui, secara personal dirinya baru mengenal dua dari tiga calon Sekda, sementara satu nama lainnya belum pernah ia kenal secara langsung sebelumnya.
"Ahmad Syaufi itu saya kenal sejak jadi konsulat di luar negeri, Aka (Akhsanul Khalik) saya kenal yang lainnya gak kenal," tegasnya.
Ia menjelaskan, pertemuan tersebut bukan untuk menguji ulang kompetensi teknis, melainkan menggali karakter, cara berpikir, serta kesesuaian visi kepemimpinan dengan arah pembangunan NTB ke depan.
Bentuk Penghargaan kepada Kandidat Terbaik
Menurut Lalu Iqbal, undangan pertemuan ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada ketiga calon yang telah melalui proses seleksi panjang dan kompetitif.
"Sebagai bentuk penghargaan saya. Dari sepuluh nama ketiganya ini kan terpilih semuanya terbaik. Saya ingin mengenal lebih dalam lagi," terangnya.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi Sekda NTB dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional, dengan mempertimbangkan rekam jejak birokrasi, kepemimpinan, serta integritas masing-masing kandidat.
Belum Ada Kesimpulan, Penilaian Masih Berjalan
Meski sudah bertemu langsung, Gubernur NTB menegaskan dirinya belum mengambil keputusan terkait siapa yang akan dipilih sebagai Sekda definitif.
"Saya baru bertemu sekarang, belum ada kesimpulan," ungkapnya.
Sebagai informasi, jabatan Sekda NTB memiliki peran strategis sebagai pengendali administrasi pemerintahan daerah, koordinator perangkat daerah, serta penghubung antara kebijakan gubernur dan pelaksana teknis di lapangan.
Karena itu, penentuan Sekda dinilai krusial dalam memastikan efektivitas program pembangunan dan reformasi birokrasi di NTB.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
