Sebelum Lulus SMA, 3 Santriwati Lentera Hati NTB Sudah Diterima di Kampus Bergengsi

Purnawarman
Dentia Zulhifa (kanan) dan Baiq Suhliya Shoulatunnisa diterima di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (tengah) serta Tiara Agisna Lestari Universitas Muhammadiyah Surakarta (kiri). Tangkapan Layar

"Alhamdulillah InsyAllah kami mengasuh dan mendidik sepenuhnya hati. InsyAllah yang lain akan menyusul dengan gemilang dan adek-adeknya juga akan sukses mengikuti jejak kakak-kakaknya. Terimakasih atas kepercayaan semua walisantri," tegasnya.

Pendekatan ini dilakukan melalui pembinaan intensif, pendampingan karier, penguatan spiritual, serta pemetaan potensi sejak dini agar santri memiliki arah yang jelas setelah lulus.

Target Beasiswa dan Kampus Luar Negeri

Ke depan, Lentera Hati menargetkan capaian yang lebih tinggi, termasuk mendorong santri untuk berani mengambil peluang beasiswa ke luar negeri.

"Hanya yang belum adalah peluang beasiswa ke luar negeri yang belum ananda ada yang coba ikut. InsyaAllah bisa," ungkap Dr. Muazzar.

Saat ini, pihak pesantren tengah mempersiapkan program penguatan bahasa asing, literasi global, serta bimbingan seleksi beasiswa internasional agar santri mampu bersaing di tingkat dunia.

Apresiasi Wali Santri

Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi dari para wali santri. Salah satunya, Nuraini, mengaku bersyukur atas sistem pendidikan yang diterapkan di Lentera Hati.

"Anak tidak hanya lulus sekolah, tetapi siap melangkah kenperguruan tingfi yang diimpikan dengan pemahaman tujuan, potensi diri dan arah masa depan. Semoga anak-anak yang lain segera menyusul bisa masuk perguruan tinggi impian mereka," ungkapnya.

Menurut para wali, Lentera Hati memberikan ketenangan karena anak-anak tidak hanya dibekali ilmu agama dan akademik, tetapi juga strategi konkret menghadapi dunia perguruan tinggi dan karier.

Model Pendidikan Pesantren Modern

Sebagai informasi tambahan, Lentera Hati Islamic Boarding School dikenal sebagai pesantren modern yang mengintegrasikan kurikulum nasional, penguatan sains, pendidikan karakter Islami, serta pendampingan masuk PTN dan sekolah kedinasan. Model ini menjadikan lulusannya kompetitif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network