Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Segera Berganti Nama KRI Gajah Mada
Advertisement . Scroll to see content

Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Masuk Perairan Indonesia, Dikawal 2 KRI

Jum'at, 18 September 2026 | 08:03 WIB
  • author iNews.id
Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Masuk Perairan Indonesia, Dikawal 2 KRI
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi memasuki perairan Indonesia melalui ALKI I dengan dikawal KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. (Foto: TNI AL)

Selama masih berada di wilayah perairan negara lain, kapal tersebut dikawal kapal perang Angkatan Laut Italia. Setelah memasuki perairan Indonesia, pengawalan kemudian dilanjutkan oleh unsur TNI AL.

Kedatangan Giuseppe Garibaldi menjadi perhatian karena kapal tersebut diproyeksikan sebagai kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI AL.

TNI AL kemudian memastikan kapal tersebut akan menggunakan nama KRI Sriwijaya setelah resmi menjadi bagian dari armada Indonesia. Sebelumnya, kapal ini dalam perjalanan menuju Indonesia masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi.

Disambut Pejabat Tinggi Negara

Kedatangan Giuseppe Garibaldi di Jakarta dijadwalkan mendapat penyambutan langsung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan TNI juga dijadwalkan hadir, di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono.

Kehadiran kapal tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan. TNI AL menyebut kedatangannya menjadi bagian dari penguatan kemampuan dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk penanganan bencana dan misi kemanusiaan.

“Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi ke Tanah Air menjadi bagian penting dalam perjalanan penguatan kemampuan TNI AL dalam memperkuat Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan seperti yang telah menjadi prioritas Presiden RI,” tulis keterangan TNI AL.

Disiapkan untuk Misi Kemanusiaan

TNI AL sebelumnya menyampaikan bahwa setelah proses penyambutan di Jakarta, kapal tersebut direncanakan dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Rencana tersebut memperlihatkan bahwa pemanfaatan kapal tidak hanya diarahkan untuk kepentingan operasi pertahanan, tetapi juga mendukung tugas nonperang, terutama dalam penanganan bencana dan keadaan darurat.

Kedatangan Giuseppe Garibaldi juga menjadi bagian dari proses penguatan kemampuan maritim Indonesia. Setelah resmi menjadi bagian dari TNI AL, kapal tersebut akan menyandang nama KRI Sriwijaya dan menjadi kapal induk pertama dalam jajaran armada Indonesia.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut