get app
inews
Aa Text
Read Next : IHSG Menguat 0,39 Persen ke 6.625, Pasar Nantikan Pelantikan Destry Damayanti

Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Susunan Baru Dewan Gubernur

Rabu, 02 September 2026 | 19:02 WIB
header img
Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 bersama Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro di Mahkamah Agung. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNewsLombok.id - Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto, Rabu (2/9/2026).

Dalam prosesi yang berlangsung di Mahkamah Agung tersebut, Destry dilantik bersama Aida S. Budiman yang dipercaya menjadi Deputi Gubernur Senior BI serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI.

Pelantikan ketiganya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 tertanggal 1 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia. Masa jabatan ketiganya berlaku selama lima tahun.

Destry menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI. Sebelumnya, Destry menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 dan kembali dipercaya untuk periode 2024-2029.

Sementara itu, Aida S. Budiman menggantikan Destry sebagai Deputi Gubernur Senior. Solikin M. Juhro mengisi posisi Deputi Gubernur BI yang sebelumnya ditempati Aida.

Sumpah Jabatan Pimpinan Baru BI

Prosesi pengambilan sumpah diawali dengan pembacaan keputusan pengangkatan Dewan Gubernur BI.

"Menimbang, mengingat, dan seterusnya, memutuskan, menetapkan, dan seterusnya, mengangkat Dewan Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031, masing-masing Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia," ucap protokoler memulai pengambilan sumpah jabatan.

Ketua MA Sunarto kemudian mengambil sumpah ketiga pejabat tersebut. Setelah ditanya mengenai kesiapan untuk mengucapkan sumpah, ketiganya menjawab, "Bersedia."

Destry menjadi pejabat pertama yang mengucapkan sumpah, disusul Aida dan Solikin.

Sumpah tersebut memuat komitmen untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mematuhi ketentuan hukum, serta tidak menggunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri ataupun memberikan keuntungan kepada pihak lain.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya, untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Deputi Gubernur Bank Indonesia, langsung atau tidak langsung dengan nama dan dalih apa pun, tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapa pun juga," ungkapnya.

Susunan Baru Dewan Gubernur BI

Dengan pelantikan tersebut, susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia kini terdiri atas Destry Damayanti sebagai Gubernur dan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior.

Sementara posisi Deputi Gubernur ditempati Filianingsih Hendarta, Ricky P. Gozali, Thomas A.M. Djiwandono, dan Solikin M. Juhro.

Perubahan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru BI untuk periode lima tahun ke depan.

BI menyatakan keberlanjutan kepemimpinan Dewan Gubernur akan diarahkan untuk memperkuat bauran kebijakan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait.

Profil Singkat Destry Damayanti

Destry bukan wajah baru di lingkungan Bank Indonesia. Ia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan telah dua kali dipercaya menduduki posisi tersebut.

Destry lahir di Jakarta pada 1963. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia dan kemudian meraih gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.

Sebelum masuk ke Bank Indonesia, Destry memiliki pengalaman panjang sebagai ekonom. Ia pernah menjadi penasihat ekonomi senior untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia, peneliti dan pengajar di Universitas Indonesia, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, hingga Kepala Ekonom Bank Mandiri.

Ia juga pernah menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN dan anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.

Destry kemudian ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2019 dan kembali memperoleh mandat untuk periode berikutnya pada 2024.

Tantangan Destry Memimpin Bank Indonesia

Sebagai Gubernur BI, Destry akan memimpin bank sentral dalam menghadapi dinamika ekonomi domestik dan global, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi, sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan.

Bank Indonesia memiliki tujuan utama mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah, menjaga stabilitas sistem pembayaran, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Tantangan tersebut menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan kondisi pasar keuangan.

Dalam perkembangan terbaru, Rapat Dewan Gubernur BI pada 18-19 Agustus 2026 memutuskan mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen, Deposit Facility 4,75 persen, dan Lending Facility 6,50 persen.

Pada saat yang sama, BI mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus 2026 sebesar 3,19 persen secara tahunan. Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tercatat sekitar 145,344 miliar dolar AS.

Dengan dilantiknya Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, arah kebijakan bank sentral Indonesia kini memasuki babak baru. Stabilitas rupiah, pengendalian inflasi, ketahanan sistem keuangan, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi sejumlah agenda penting yang akan dihadapi Dewan Gubernur BI periode 2026-2031.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut