get app
inews
Aa Text
Read Next : Inspiratif! Santri Asal Lombok Diterima di 17 Universitas Internasional Bergengsi

Banjir Bandang Dahsyat Nepal: 97 Orang Tewas, Ratusan Wisatawan dan Warga Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:44 WIB
header img
Banjir bandang menerjang kawasan Rasuwa, Nepal, dekat perbatasan Tibet-China. Bencana menyebabkan puluhan korban tewas dan ratusan orang masih hilang. (Foto: Tangkapan Layar akun FB @InfoGempaDunia)

KATHMANDU, iNewsLombok.id - Banjir bandang dahsyat menerjang wilayah Rasuwa, Nepal, dekat perbatasan dengan Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026). Bencana yang membawa arus air, lumpur, batu, dan material longsoran itu menimbulkan kerusakan besar serta menewaskan sedikitnya 97 orang berdasarkan data awal yang dilaporkan otoritas Nepal.

Selain korban meninggal, sedikitnya 384 orang dilaporkan belum ditemukan. Mereka terdiri atas warga Nepal, wisatawan asing, pekerja proyek, serta personel keamanan. Sebanyak 54 orang berhasil diselamatkan dari kawasan terdampak.

Banjir menerjang kawasan Timure dan Syabrubesi di Distrik Rasuwa sebelum alirannya bergerak ke wilayah yang lebih rendah melalui sistem Sungai Bhote Koshi dan Trishuli. Kawasan tersebut merupakan jalur penting menuju perbatasan Nepal-China sekaligus pintu masuk menuju kawasan trekking Langtang.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan derasnya arus yang menerjang permukiman. Sejumlah bangunan beberapa lantai terlihat tersapu air, sementara jembatan dan kendaraan ikut terbawa derasnya material banjir.

Ratusan Orang Masih Hilang

Pejabat Nepal menyebut 384 orang masih belum diketahui keberadaannya. Data tersebut mencakup 291 warga negara asing dan 93 warga Nepal dalam laporan awal Nepal Tourism Board. Sejumlah personel keamanan dan pekerja pembangkit listrik juga termasuk dalam daftar orang yang belum ditemukan.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut