Ketua KONI NTB Mori Hanafi Foto Bareng Elite Gerindra, Pengamat: Ada Romantisme Politik Masa Lalu
"Jadi ada faktor relasi dan romantisme keakraban historis masa lalu. Publik di NTB masih punya memori dan ingatan kolektif yang segar bahwa Mori Hanafi memang dikenal familiar sebagai kader andalan Gerindra dan termasuk dalam lingkaran elite di NTB."
Alfisahrin menilai hubungan politik yang terbentuk dalam waktu panjang biasanya meninggalkan ikatan personal, emosional, hingga ideologis. Karena itu, perpindahan partai tidak selalu berarti putusnya komunikasi dengan mantan kolega politik.
"Mereka masih punya kedekatan personal, ikatan emosional, antropologis, bahkan mungkin ideologis dengan Partai Gerindra yang membesarkan kariernya. Secara politik intimacy atau kedekatan yang disebabkan oleh relasi ideologis di partai biasanya tidak mudah hilang meski pilihan politik dan partai sudah berubah."
Menurutnya, situasi tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam politik. Seorang politisi dapat memiliki posisi berbeda secara kelembagaan, tetapi tetap menjaga hubungan baik dengan tokoh yang pernah menjadi bagian dari perjalanan politiknya.
Karena itu, foto kebersamaan Mori dengan elite Gerindra menurut Alfisahrin belum cukup kuat untuk disimpulkan sebagai sinyal perpindahan partai.
Secara politik, Mori Hanafi saat ini justru memiliki posisi penting di Partai NasDem. Ia dipercaya menjadi Ketua DPW NasDem NTB periode 2025-2030 dan juga merupakan anggota DPR RI periode 2024-2029. Pemerintah Provinsi NTB mencatat pelantikan Mori sebagai Ketua DPW NasDem NTB berlangsung pada Juli 2025.
Partai NasDem juga menyebut Mori tengah menyiapkan penguatan organisasi menghadapi Pemilu 2029. Pada Juni 2026, Mori menyatakan NasDem NTB menargetkan masuk tiga besar pada Pemilu 2029 dan menyebut struktur DPC tingkat kecamatan telah terbentuk 100 persen.
Dengan posisi tersebut, Alfisahrin menilai terlalu dini apabila keakraban Mori dengan tokoh Gerindra langsung dikaitkan dengan kemungkinan perpindahan partai.
Meski demikian, Alfisahrin tidak menutup kemungkinan adanya dinamika politik di masa mendatang. Menurutnya, pengalaman dan jaringan Mori membuat namanya tetap memiliki nilai strategis apabila suatu saat Gerindra membutuhkan figur dengan pengalaman politik yang kuat.
"Jika Gerindra membutuhkan figur yang memiliki pengalaman elektoral, jaringan birokrasi, dan kedekatan dengan elite nasional, Mori Hanafi bisa saja diajak kembali masuk di lingkaran elite Gerindra."
Mori memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD NTB selama beberapa periode dan pernah menduduki posisi Wakil Ketua DPRD NTB. Ia kemudian maju sebagai calon anggota DPR RI dari NasDem pada Pemilu 2024 dan berhasil memperoleh kursi dari daerah pemilihan NTB I.
Karier politik Mori di Gerindra sendiri berlangsung cukup panjang. Ia pernah menjadi bagian dari struktur Gerindra NTB dan menduduki posisi strategis sebelum kemudian berpindah ke NasDem. ANTARA pada 2022 juga mencatat Gerindra NTB menyebut Mori tidak lagi menjadi kader partai setelah tidak mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif Gerindra untuk Pemilu 2024.
Alfisahrin kembali menegaskan bahwa foto dan gestur keakraban sebaiknya tidak ditafsirkan secara berlebihan. Menurutnya, hubungan yang terjalin sejak lama tetap dapat terlihat dalam berbagai momentum politik.
"Jadi hemat saya, foto selfie dan keakraban Mori Hanafi di acara peresmian bendungan yang dihadiri langsung Presiden Prabowo lebih tepat dibaca sebagai sinyal bahwa hubungan personal, emosional, dan antropologis Mori Hanafi tetap baik dengan seluruh jajaran Partai Gerindra di pusat dan daerah," ungkapnya.
Pandangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa politik tidak selalu hanya berkaitan dengan pilihan partai. Relasi personal dan jaringan yang terbentuk selama bertahun-tahun dapat tetap bertahan meskipun seorang politisi telah mengambil jalur politik berbeda.
Dengan Mori kini memimpin KONI NTB hingga 2030, dinamika hubungan antara dirinya dan elite Gerindra kemungkinan masih akan menjadi perhatian publik NTB, terutama menjelang agenda politik nasional 2029.
Editor : Purnawarman