get app
inews
Aa Text
Read Next : Bulog NTB Buka Suara, Pengoplosan Beras SPHP di Lombok Barat Sudah Ditangani Polda

Dugaan Beras Oplosan Heboh di Lombok, Pemimpin Bulog NTB: Pelaku Bukan dari Internal Kami

Senin, 29 Juni 2026 | 21:33 WIB
header img
Pemimpin Wilayah Perum BULOG NTB, Mara Kamin Siregar (kiri), menjelaskan posisi BULOG terkait dugaan beras oplosan serta memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah di NTB tetap aman dan mencukupi. (Foto: Istimewa)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan tidak terlibat dalam kasus dugaan beras oplosan yang mencuat di Lombok Barat maupun Lombok Timur.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan Laskar Pemuda Sasak di Kantor Wilayah Bulog NTB, Mataram.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan pihaknya menerima kedatangan massa aksi secara terbuka dan siap berdialog. Namun, menurutnya, para demonstran memilih menyampaikan aspirasi di halaman kantor serta meminta bertemu langsung dengan pimpinan Bulog.

"Kami menerima dengan baik kedatangan rekan-rekan dari Laskar Pemuda Sasak. Pintu kantor kami buka dan kami persilakan untuk berdiskusi di dalam, namun mereka memilih menyampaikan tuntutannya di luar kantor dan meminta bertemu langsung dengan Kepala Bulog," ujarnya, Senin (29/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan dua tuntutan yang berkaitan dengan dugaan praktik pengoplosan beras di Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur.

Mara menjelaskan, dugaan pengoplosan beras di Lombok Barat terjadi pada Juni 2025 dan dilakukan oleh oknum di luar Bulog.

"Terkait kasus di Lombok Barat, peristiwa tersebut terjadi pada Juni 2025 dan dilakukan oleh oknum di luar BULOG. Kasus tersebut telah diproses sesuai hukum dan pelakunya telah ditahan. Dengan demikian, kasus tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan BULOG," tegasnya.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut