389 Jemaah Haji Lombok Keloter 12 Tiba di Debarkasi, 2 Wafat di Tanah Suci
Dalam proses pemeriksaan kesehatan, petugas mencatat sembilan kunjungan jemaah ke poliklinik. Dari jumlah tersebut, dua orang diketahui mengalami peningkatan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius.
"Satu jemaah menjalani observasi dan satu orang dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.
Selain pemeriksaan umum, petugas juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi penyakit yang dibawa dari luar negeri. Sebanyak dua jemaah menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan hasil negatif, sedangkan empat jemaah mengikuti skrining tuberkulosis (TB).
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan kasus penyakit menular maupun spesimen yang membutuhkan pemeriksaan laboratorium lanjutan.
"Dari aspek kekarantinaan dan sanitasi, seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi. Pesawat, asrama haji, katering, serta armada bus operasional telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan," ujar Herman.
Herman menambahkan, pengawasan kesehatan tetap dilakukan terhadap jemaah yang baru tiba. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses debarkasi berjalan aman sekaligus mencegah risiko penyebaran penyakit setelah perjalanan internasional.
Pemeriksaan kesehatan jemaah haji di debarkasi menjadi salah satu tahapan penting setelah penerbangan jarak jauh dari Arab Saudi.
Petugas kesehatan biasanya melakukan pemantauan terhadap gejala infeksi, kelelahan, hingga penyakit yang berpotensi muncul setelah kepadatan aktivitas ibadah dan perjalanan panjang.
BKK juga mengimbau keluarga jemaah agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan setelah kembali ke daerah masing-masing, terutama apabila muncul keluhan seperti demam, batuk, atau gangguan kesehatan lainnya.
Editor: Purnawarman