get app
inews
Aa Text
Read Next : 4 Korban Kapal KMP Putri Yasmin Terbakar Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Perairan Selatan Bali

Cedera Parah Jatuh di Rinjani, WNA Asal Malaysia Diterbangkan ke Bali dengan Helikopter

Selasa, 26 Mei 2026 | 13:08 WIB
header img
Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki asal Malaysia yang mengalami cedera serius saat turun dari puncak Gunung Rinjani menuju jalur Sembalun. (Foto: Ramli Nurawang/iNews.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Seorang warga negara asing asal Malaysia bernama Chye Connsyinn mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani pada Senin, 25 Mei 2026. Insiden terjadi ketika korban menuruni jalur dari puncak menuju rute Sembalun.

Akibat terjatuh di jalur pendakian, korban mengalami cedera serius pada bagian tulang belakang hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati oleh tim gabungan.

Porter dan pemandu lokal yang berada di sekitar lokasi kejadian menjadi pihak pertama yang memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi menuju Pelawangan 2 Sembalun sambil menunggu bantuan lanjutan dari tim penyelamat.

Upaya penyelamatan sempat terkendala cuaca buruk yang melanda kawasan Gunung Rinjani. Kabut tebal dan jarak pandang terbatas membuat helikopter evakuasi tidak dapat diterbangkan karena dinilai membahayakan keselamatan korban maupun kru penyelamat.

Berdasarkan rekomendasi tim medis dari Nusa Medica Clinic, korban akhirnya diputuskan tetap berada di lokasi sementara waktu untuk menjaga stabilitas kondisi kesehatannya. Selama proses tersebut, korban mendapatkan pengawasan intensif dari tenaga medis, perawat, serta personel SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menegaskan bahwa keselamatan korban dan seluruh kru menjadi prioritas utama dalam operasi penyelamatan tersebut.

Cuaca yang mulai membaik pada Selasa pagi, 26 Mei 2026, akhirnya memungkinkan proses evakuasi udara dilakukan. Helikopter milik PT SGi Air Bali lepas landas dari Lapangan Sembalun sekitar pukul 08.05 WITA menuju Pelawangan 2 untuk menjemput korban.

Setelah proses persiapan selesai, korban langsung dipindahkan ke dalam helikopter dan diterbangkan menuju Bali pada pukul 08.17 WITA. Helikopter kemudian mendarat di Benoa sekitar pukul 09.05 WITA sebelum korban dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika Sanur guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Operasi penyelamatan tersebut melibatkan banyak unsur gabungan, mulai dari Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), BPBD Lombok Timur, EMHC, SAR Unit Lombok Timur, tim medis, porter, hingga pemandu lokal.

Keberhasilan evakuasi ini kembali menunjukkan pentingnya kesiapan tim penyelamat di jalur pendakian Gunung Rinjani yang dikenal memiliki medan ekstrem dan cuaca yang cepat berubah.

Gunung setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut tersebut merupakan destinasi favorit pendaki mancanegara, namun juga memiliki tingkat risiko tinggi terutama saat kondisi cuaca memburuk.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut