Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PFI Pusat Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Cedera Parah Jatuh di Rinjani, WNA Asal Malaysia Diterbangkan ke Bali dengan Helikopter

Selasa, 26 Mei 2026 | 13:08 WIB
  • author Ramli Nurawang
Cedera Parah Jatuh di Rinjani, WNA Asal Malaysia Diterbangkan ke Bali dengan Helikopter
Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki asal Malaysia yang mengalami cedera serius saat turun dari puncak Gunung Rinjani menuju jalur Sembalun. (Foto: Ramli Nurawang/iNews.id)

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menegaskan bahwa keselamatan korban dan seluruh kru menjadi prioritas utama dalam operasi penyelamatan tersebut.

Cuaca yang mulai membaik pada Selasa pagi, 26 Mei 2026, akhirnya memungkinkan proses evakuasi udara dilakukan. Helikopter milik PT SGi Air Bali lepas landas dari Lapangan Sembalun sekitar pukul 08.05 WITA menuju Pelawangan 2 untuk menjemput korban.

Setelah proses persiapan selesai, korban langsung dipindahkan ke dalam helikopter dan diterbangkan menuju Bali pada pukul 08.17 WITA. Helikopter kemudian mendarat di Benoa sekitar pukul 09.05 WITA sebelum korban dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika Sanur guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Operasi penyelamatan tersebut melibatkan banyak unsur gabungan, mulai dari Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), BPBD Lombok Timur, EMHC, SAR Unit Lombok Timur, tim medis, porter, hingga pemandu lokal.

Keberhasilan evakuasi ini kembali menunjukkan pentingnya kesiapan tim penyelamat di jalur pendakian Gunung Rinjani yang dikenal memiliki medan ekstrem dan cuaca yang cepat berubah.

Gunung setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut tersebut merupakan destinasi favorit pendaki mancanegara, namun juga memiliki tingkat risiko tinggi terutama saat kondisi cuaca memburuk.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut