Jemaah Haji Indonesia Gelombang Kedua Mulai Tiba di Jeddah, Kloter LOP 12 Lombok Jadi yang Pertama
LOMBOK, iNewsLombok.id – Fase kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi dimulai melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (7/5/2026). Kloter LOP 12 asal Embarkasi Lombok menjadi rombongan pertama yang tiba melalui jalur pendaratan menuju Makkah tersebut.
Kedatangan kloter asal Nusa Tenggara Barat itu menandai dimulainya perpindahan operasional penerbangan haji Indonesia dari Madinah menuju Jeddah sebagai pintu masuk utama menuju Kota Makkah menjelang puncak ibadah haji 1447 Hijriah.
Setelah kloter LOP 12 mendarat, penerbangan berikutnya langsung disusul oleh kloter BTJ 2 asal Aceh dan kloter SOC 44 asal Solo. Seluruh jemaah dilayani menggunakan fasilitas fast track yang mempercepat proses imigrasi dan pemeriksaan dokumen setibanya di Arab Saudi.
Penyambutan jemaah dilakukan langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad. Turut hadir mendampingi, Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, bersama jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Pada hari pertama pembukaan rute Jeddah, tercatat sebanyak 15 kloter dijadwalkan tiba secara bertahap dari pagi hingga malam hari. Total ada 5.795 jemaah yang akan langsung diberangkatkan menuju hotel pemondokan di Makkah menggunakan armada bus yang telah disiapkan pemerintah.
“Jemaah agar menjaga kesehatan karena prosesi ibadah haji ini masih panjang,” imbau Abdul Aziz Ahmad saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH).
Peringatan tersebut menjadi perhatian serius mengingat suhu udara di Arab Saudi mulai memasuki fase panas ekstrem. Berdasarkan data otoritas meteorologi Arab Saudi, suhu siang hari di Makkah dan Jeddah dalam beberapa pekan terakhir berkisar antara 39 hingga 43 derajat Celsius.
Selain menghadapi cuaca panas, jemaah gelombang kedua juga tiba dalam kondisi berihram dan diwajibkan segera melaksanakan umrah wajib sebelum beristirahat di hotel masing-masing.
PPIH menjelaskan, operasional kedatangan melalui Bandara Jeddah akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Jadwal tersebut disusun agar seluruh jemaah memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum memasuki puncak ibadah haji, termasuk wukuf di Arafah yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026.
Hingga Kamis pagi waktu setempat, total 270 kloter jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi melalui Bandara Madinah dan Jeddah. Jumlah keseluruhan jemaah yang sudah berada di Tanah Suci mencapai 104.863 orang.
Mayoritas jemaah kini mulai terkonsentrasi di Kota Makkah untuk mempersiapkan diri menjalani tahapan ibadah haji berikutnya.
PPIH memastikan seluruh layanan pendukung telah disiagakan, mulai dari transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga pengamanan di sektor pemondokan. Langkah mitigasi juga diperketat untuk mengantisipasi kepadatan jemaah pada fase kedatangan gelombang kedua.
Selain itu, pemerintah Indonesia tahun ini juga menambah jumlah petugas kesehatan di sektor Makkah guna mengantisipasi risiko kelelahan dan dehidrasi akibat cuaca panas. Kementerian Agama RI sebelumnya mencatat mayoritas jemaah haji Indonesia merupakan kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus selama proses ibadah berlangsung.
Editor: Purnawarman