Eks Direktur RSUP NTB dr Lalu Herman Mahaputra Meninggal Dunia, Dikenal Punya Kepedulian Tinggi
LOMBOK, iNewsLombok.id - Kabar duka datang dari dunia kesehatan dan pemerintahan di Nusa Tenggara Barat. Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, dr Lalu Herman Mahaputra, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa malam (10/3/2025) di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dokter yang akrab disapa dr Jek tersebut diduga meninggal akibat serangan jantung setelah berbuka puasa.
Asisten I Setda NTB, Dr Fathul Gani, mengaku sangat kehilangan sosok yang selama ini dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
“Almarhum orangnya sangat menjaga persahabatan memiliki kepedulian serta solidaritas yang tinggi. Simpel dan apa adanya. Sebagai sahabat beliau sangat merasakan kehilangan,” ungkapnya, Rabu (11/3/2026) kepada iNewsLombok.id.
Kabar wafatnya dr Jek cukup mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Sejumlah tokoh terlihat datang melayat ke rumah duka di Jakarta.
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah pejabat penting hadir memberikan penghormatan terakhir, mulai dari Gubernur NTB, mantan gubernur, hingga anggota DPR RI asal NTB.
Kehadiran mereka menunjukkan besarnya penghargaan terhadap almarhum yang selama ini dikenal aktif dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Semasa hidupnya, dr Lalu Herman Mahaputra memiliki rekam jejak panjang di dunia kesehatan di NTB.
Kariernya dimulai dari dunia medis hingga dipercaya memegang berbagai jabatan strategis di pemerintahan daerah.
Beberapa posisi penting yang pernah diembannya antara lain:
Direktur Rumah Sakit Kota Mataram dalam waktu yang cukup lama
Direktur RSUP Provinsi NTB
Pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB
Terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB
Selama memimpin rumah sakit, dr Jek dikenal sebagai figur yang aktif mendorong peningkatan layanan kesehatan serta penguatan fasilitas medis di daerah.
Bagi banyak kolega dan rekan kerja, dr Jek bukan hanya seorang dokter atau pejabat, tetapi juga sahabat yang dikenal ramah dan mudah bergaul.
Fathul Gani menegaskan bahwa sikap solidaritas dan kepedulian almarhum menjadi alasan banyak orang merasa kehilangan.
Selain itu, dr Jek juga dikenal sering terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di NTB.
Kepergian dr Lalu Herman Mahaputra meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat NTB.
Meski demikian, kontribusi dan pengabdiannya selama puluhan tahun di bidang kesehatan dan pemerintahan akan terus dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.
Sejumlah tokoh daerah berharap semangat pelayanan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan almarhum dapat menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya para tenaga kesehatan di NTB.
Editor : Purnawarman