DED Gedung DPRD NTB Sedang Diproses, Pembangunan Ditarget 2026
"Apakah nanti desainnya melalui sayembara atau tidak, kita tunggu kebijakan dari kementerian,” katanya.
Jika melalui sayembara, proses perencanaan akan melibatkan arsitek dari berbagai daerah dan biasanya membutuhkan waktu lebih panjang. Namun jika desain langsung ditetapkan, pembangunan dapat dimulai lebih cepat.
"Kalau tidak melalui sayembara, setelah DED selesai dan desain sudah ditentukan, pembangunan bisa langsung dilakukan," paparnya.
Sekretariat DPRD NTB menargetkan pembangunan fisik gedung baru dapat dimulai paling lambat pada September 2026.
"Paling telat September 2026 mulai pembangunan. Jadi kita upayakan akhir tahun ini sudah berjalan,” kata Hendra.
Terkait pendanaan, anggaran pembangunan Gedung DPRD NTB saat ini diperkirakan mencapai sekitar Rp200 miliar. Namun nilai tersebut masih bersifat sementara karena akan disesuaikan dengan hasil perencanaan teknis dari DED.
"Anggarannya sementara masih sekitar Rp200 miliar. Nanti akan ditentukan lagi dari DED berapa kebutuhan totalnya," kata Hendra menambahkan.
Gedung DPRD NTB sebelumnya mengalami kerusakan strukakibat dibakartural sehingga pemerintah memutuskan untuk melakukan pembongkaran total dan membangun kembali fasilitas yang lebih aman serta memenuhi standar bangunan pemerintahan modern.
Rencana pembangunan gedung baru ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan legislatif, termasuk penyediaan ruang rapat yang lebih representatif, fasilitas teknologi informasi, serta area pelayanan publik bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat.
Editor : Purnawarman