Esports Indonesia NTB Resmi Dikukuhkan, Siap Tancap Gas Menuju Porprov 2026 dan PON 2028
LOMBOK, iNewsLombok.id - Kepengurusan Esports Indonesia (ESI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2024–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Kota Mataram, Sabtu (14/2/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekosistem esports NTB, sekaligus penanda keseriusan daerah dalam membangun prestasi olahraga digital di tingkat nasional.
Tidak hanya pengurus tingkat provinsi, Ketua ESI NTB terpilih Amiruddin juga melantik jajaran pengurus kabupaten dan kota (Pengkab/Pengkot) se-NTB. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum KONI NTB H. Mori Hanafi, yang memimpin langsung prosesi pelantikan. Hadir pula Plt Kepala Dikpora NTB Surya Bahari serta unsur Forkopimda yang menyaksikan pengukuhan kepengurusan baru ESI NTB.
Dalam arahannya, Mori Hanafi menegaskan bahwa ESI NTB kini memikul tanggung jawab besar dalam peta prestasi olahraga daerah, terutama menghadapi dua agenda utama: Porprov XII NTB 2026 dan PON XXII 2028.
"Saya ingin menekankan dua agenda besar yang menuntut konsentrasi dan kerja keras ESI NTB. Pertama adalah persiapan Porprov XII NTB 2026. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajang pemanasan sekaligus seleksi krusial bagi para atlet esports NTB untuk membuktikan kualitasnya," ujar Mori Hanafi.
Ia meminta ESI NTB segera melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota agar proses pencarian bakat (scouting) berjalan maksimal. Menurutnya, banyak talenta potensial di pelosok NTB yang harus difasilitasi agar bisa tampil di level kompetitif.
Selain Porprov, fokus utama berikutnya adalah PON XXII 2028, di mana NTB menjadi tuan rumah bersama NTT. Mori menegaskan target ESI NTB tidak lagi sekadar berpartisipasi, melainkan meraih prestasi tertinggi.
"Sebagai tuan rumah PON XXII 2028, target kita bukan lagi sekadar partisipasi, melainkan meraih medali emas. ESI NTB harus mulai menyusun program jangka panjang dari sekarang," tambahnya.
Ketua ESI NTB terpilih, Amiruddin, menyatakan siap mengeksekusi target besar tersebut. Ia menilai potensi esports NTB sangat besar karena didukung demografi generasi muda yang dominan.
"Kita ingin tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik tapi juga sebagai pemenang. Itulah mengapa persiapan melalui Porprov XII NTB 2026 sangat penting untuk menjaring atlet esports NTB yang tangguh sejak dini," kata Amiruddin.
Ia mengungkapkan sekitar 60 persen penduduk NTB didominasi generasi milenial dan Gen Z, kelompok yang sangat akrab dengan teknologi digital dan industri gim.
Untuk mendukung hal tersebut, Amiruddin mendorong penguatan infrastruktur digital, termasuk penyediaan jaringan internet stabil di ruang publik seperti kawasan Udayana dan pusat-pusat komunitas kreatif.
"Kita punya modal prestasi dari PON sebelumnya. Kini saatnya memperbanyak event lokal dan berkolaborasi dengan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism NTB," pungkasnya.
Amiruddin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara esports dan sektor pariwisata. Menurutnya, NTB memiliki banyak destinasi unggulan yang bisa menjadi venue kejuaraan esports nasional bahkan internasional.
"Kita bisa meramu event nasional atau internasional di spot tourism itu. Ini adalah upaya kita membangun ekosistem esport yang mandiri, berprestasi, dan mendunia," ujarnya.
Ia berharap pengurus kabupaten/kota aktif menggelar turnamen lokal sebagai ajang penjaringan atlet sekaligus membangun basis komunitas esports di daerah.
Sementara itu, Plt Kepala Dikpora NTB Surya Bahari menyebut pelantikan ESI NTB sebagai langkah strategis untuk mewadahi potensi generasi muda.
"Esports bukan lagi sekadar hobi, melainkan cabang olahraga prestasi yang diakui secara nasional maupun internasional," katanya.
Terkait PON 2028, Surya mengungkapkan bahwa SK penetapan NTB–NTT sebagai tuan rumah PON XXII/2028 akan segera diterbitkan oleh Menpora. Bahkan, Presiden RI Prabowo Subianto disebut telah memberikan dukungan penuh terhadap NTB dan NTT sebagai tuan rumah.
Sebagai tambahan, berdasarkan data ESI Pusat, esports kini resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam multi-event nasional dan internasional, termasuk SEA Games dan Asian Games.
Di Indonesia, industri esports juga menyerap ribuan tenaga kerja, mulai dari atlet, pelatih, event organizer, hingga konten kreator.
NTB sendiri mulai dikenal sebagai salah satu daerah dengan komunitas gim terbesar di wilayah timur Indonesia, dengan pertumbuhan signifikan pada game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan Valorant.
Editor : Purnawarman