get app
inews
Aa Text
Read Next : Naik Motor Trail, Gubernur NTB Tinjau Jalan Rusak Jalur Lintas Moyo di Sumbawa

Cuaca Ekstrem Hantam Bima, 142 Rumah Rusak di 9 Kecamatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:01 WIB
header img
Cuaca ekstrem badai dan angin kencang disertai tanah longsor di Kabupaten Bima. Edy Irawan/iNewsLombok.id

"Semuanya ada 142 rumah warga rusak yang tersebar di belasan desa 9 kecamatan. Namun, terlapor hingga Jumat malam tadi, saat ini tidak ada korban luka maupun korban jiwa," tegasnya.

Tanah Retak 100 Meter, Akses Jalan Terganggu

Selain angin dan longsor, bencana lain juga terjadi di Desa Parado Wane, Kecamatan Parado, berupa tanah retak dan terbelah sepanjang 100 meter. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu.

BPBD setempat telah melakukan pemantauan langsung serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan aparat keamanan untuk mengamankan lokasi rawan dan membantu warga terdampak.

BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Fatahullah mengingatkan masyarakat agar tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

"Kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap bencana susulan seperti angin puting beliung, tanah longsor, banjir, terlebih pohon tumbang," pintanya.

Berdasarkan prakiraan cuaca regional, wilayah NTB masih berada pada puncak musim hujan dengan intensitas angin yang fluktuatif. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko longsor di daerah perbukitan serta kerusakan bangunan ringan di kawasan permukiman terbuka.

Meski jumlah kerugian material belum dihitung secara rinci, BPBD Kabupaten Bima memastikan proses pendataan terus dilakukan. Bantuan darurat berupa terpal, logistik, dan kebutuhan pokok juga mulai disalurkan secara bertahap kepada warga terdampak melalui posko tanggap bencana.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut