FIFA World Cup Trophy Tour 2026 Sambangi Jakarta, Ini Momen Langkanya
JAKARTA, iNewsLombok.id - Trofi Piala Dunia resmi hadir di Jakarta dalam rangkaian FIFA World Cup Trophy Tour 2026. Kehadiran simbol supremasi sepak bola dunia ini memberi kesempatan langka bagi publik Indonesia untuk menyaksikan secara langsung salah satu ikon olahraga paling prestisius di dunia.
Trofi emas tersebut dipamerkan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis (22/1/2026), dan langsung menyedot perhatian ribuan pencinta sepak bola. Antusiasme terlihat sejak pagi, dengan pengunjung rela mengantre demi mengabadikan momen bersama trofi yang menjadi impian setiap pesepak bola profesional.
Kehadiran trofi terasa semakin emosional karena Timnas Indonesia dipastikan tidak tampil di Piala Dunia 2026. Langkah Skuad Garuda harus terhenti di babak keempat Kualifikasi Zona Asia. Meski demikian, atmosfer Piala Dunia tetap bisa dirasakan lewat kehadiran trofi yang terbuat dari emas 18 karat tersebut.
Trofi ini bukan sekadar simbol juara, tetapi juga lambang sejarah sepak bola dunia. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1974, trofi ini telah diangkat oleh para legenda, termasuk terakhir oleh Lionel Messi bersama Argentina pada Piala Dunia 2022.
Agenda FIFA World Cup Trophy Tour di Jakarta turut dihadiri legenda Arsenal dan Timnas Brasil, Gilberto Silva, serta sejumlah tokoh nasional, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menpora Erick Thohir, dan Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha.
Dalam sambutannya, Pramono menilai penunjukan Jakarta sebagai kota tujuan tur dunia trofi Piala Dunia merupakan pilihan yang tepat, terutama karena faktor populasi dan infrastruktur.
“Jakarta adalah kota dengan populasi kurang lebih 11 juta di pagi atau sore atau malam hari, dan menjadi kurang lebih 15 juta di rush hour. Sehingga dengan demikian, pemilihan Jakarta untuk FIFA World Cup Trophy Tour di Jakarta sangat tepat sekali. Karena market-nya besar, dan Jakarta punya klub namanya Persija,” ucap Pramono, Kamis (22/1/2026).
Ia berharap kehadiran trofi ini bisa memberi pengalaman emosional dan kebanggaan tersendiri bagi warga.
“Kami memberikan support dan dukungan sepenuhnya. Mudah-mudahan acara ini bisa membuat publik Jakarta--walau Indonesia belum pernah juara World Cup--bisa melihat (trofi) yang asli,” terangnya.
Menpora Erick Thohir juga menyambut positif kedatangan trofi Piala Dunia ke Indonesia. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
“Kami sebagai Menteri Pemuda Olahraga sangat terbuka untuk mendorong semua event besar seperti yang disampaikan oleh Pak Gub di Jakarta atau wilayah lain. Karena kita percaya dalam membangun sebuah olahraga di sebuah industri tidak cukup yang namanya government spending,” ucap Erick.
“Government spending hanya bisa 10-15 persen saja. Tetapi yang lebih banyak adalah investasi dari tentu perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia baik di luar negeri dan juga tentu mendorong layaknya masyarakat. Ini sebuah hal yang tetap positif bisa dilakukan,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, FIFA World Cup Trophy Tour akan menyambangi sedikitnya 75 kota di berbagai negara sebelum Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Tur ini menjadi strategi FIFA untuk memperluas jangkauan pasar dan mendekatkan ajang terbesar sepak bola kepada penggemar global.
Sebelum tiba di Jakarta, trofi Piala Dunia lebih dulu singgah di Malaysia. Setelah agenda di ibu kota Indonesia selesai, trofi dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Thailand pada Jumat (23/1/2026).
Dengan kehadiran trofi ini, Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat olahraga dan hiburan terbesar di Asia Tenggara, sekaligus membuka harapan baru bagi perkembangan sepak bola nasional di masa depan.
Editor : Purnawarman