Banjir Terjang Dua Kabupaten, Gubernur NTB Instruksikan OPD Percepat Penanganan
Ia menjelaskan, koordinasi intensif terus dilakukan antara BPBD Provinsi NTB dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah, termasuk assessment langsung ke lapangan, pemetaan wilayah terdampak, serta diseminasi informasi kebencanaan kepada masyarakat.
Penanganan di lapangan melibatkan personel TRC-PB, unsur TNI dan Polri, aparatur desa dan kecamatan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat untuk memastikan respons darurat berjalan optimal.
“Gubernur meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan langkah-langkah darurat berjalan, serta semua upaya yang bisa dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak segera dilaksanakan,” tegasnya.
Di Kabupaten Lombok Barat, banjir melanda Kecamatan Sekotong, tepatnya di Desa Persiapan Pengantap, dengan dampak mencapai 570 kepala keluarga (KK) atau 1.711 jiwa. Hingga laporan terakhir, kondisi genangan air di wilayah tersebut dilaporkan belum surut.
Sementara itu, di Kabupaten Lombok Tengah, banjir terjadi di Kecamatan Praya Barat Daya, meliputi Desa Montong Ajang dan Desa Kabul, serta bertambah di Kecamatan Praya Barat, Desa Selong Belanak.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 23.00 WITA, di Desa Montong Ajang tercatat 50 KK terdampak dengan 50 unit rumah terendam. Di Desa Kabul, terdapat 250 KK terdampak dengan jumlah rumah terendam mencapai 250 unit. Proses pendataan di Selong Belanak masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan NTB, Hamzi Fikri, memastikan kesiapan tim medis, obat-obatan, serta sarana prasarana penanganan darurat guna mengantisipasi potensi penyakit pascabanjir, seperti diare, ISPA, dan penyakit kulit.
Sementara itu, Kepala BPBD NTB Sadimin secara berkala melaporkan perkembangan kondisi lapangan, termasuk kebutuhan mendesak warga terdampak. Dukungan logistik juga terus dikoordinasikan oleh Dinas Sosial NTB di bawah pimpinan Masyhuri, bersama Baznas NTB, guna mempercepat penyaluran bantuan.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, Pemprov NTB juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Purnawarman