Penemuan Mayat Perempuan di Hutan Sekotong Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
LOMBOK, iNewsLombok.id - Warga Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di kawasan hutan yang jauh dari permukiman, Selasa (6/1/2026). Lokasi penemuan berada di perbukitan dengan medan terjal sehingga menyulitkan proses evakuasi.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Sekotong bersama Tim Inafis Polres Lombok Barat langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi geografis yang cukup ekstrem.
Kapolsek Sekotong Iptu I Ketut Suriarta menjelaskan bahwa pengamanan lokasi menjadi prioritas utama dalam penanganan awal kasus ini.
“Begitu menerima laporan, personel langsung kami kerahkan untuk mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP. Medan yang cukup berat menjadi perhatian khusus dalam penanganan awal,” ujar Suriarta, Rabu (7/1/2026).
Jenazah perempuan tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.00 WITA oleh seorang anak berusia 8 tahun yang sedang menggembalakan ternak di perbukitan Dusun Sauh. Anak tersebut kemudian memberitahukan temuannya kepada warga setempat, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Dalam proses olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga kuat milik korban, antara lain tas berisi pakaian, sepatu, dompet, serta kartu identitas.
“Kondisi jenazah saat ditemukan cukup memprihatinkan. Namun, keberadaan barang-barang pribadi di sekitar lokasi sangat membantu kami dalam mengungkap identitas korban,” kata Iptu I Ketut Suriarta.
Berdasarkan identifikasi awal, korban diketahui bernama Jani (41), perempuan asal Dusun Dasan Bengkel, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Sementara itu, korban diketahui berdomisili di Dusun Lebah Suren, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
Usai proses olah TKP, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
“Setelah seluruh rangkaian olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna kepentingan penyelidikan,” jelas Suriarta.
Sekitar pukul 17.30 WITA, aparat desa bersama keluarga korban mendatangi Mapolsek Sekotong. Pihak keluarga memastikan bahwa barang-barang yang diamankan polisi memang milik almarhumah.
“Pihak keluarga telah mengonfirmasi identitas korban. Namun demikian, kami tetap mengikuti seluruh prosedur hukum untuk memastikan penyebab kematian secara pasti,” tambahnya.
Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab kematian korban dan belum menyimpulkan apakah ada unsur tindak pidana.
“Kami masih menunggu hasil visum dari tim medis. Seluruh tahapan penyelidikan kami pastikan dilakukan secara profesional dan transparan agar penyebab kematian korban dapat terungkap secara jelas,” ucapnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui aktivitas terakhir korban untuk segera memberikan informasi. Penyelidikan dilakukan dengan menelusuri riwayat aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang, termasuk kemungkinan korban tersesat, mengalami gangguan kesehatan, atau faktor lain yang berujung pada kematian.
Editor : Purnawarman