Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Direktur RSUD Provinsi Diduga Selingkuh dengan Stafnya Berlanjut Lapor Polisi, Ini Kata Polda NTB
Advertisement . Scroll to see content

LBH Pelangi Mataram Dorong Proses Hukum Direktur RSUD Provinsi NTB Diduga Selingkuh dengan Stafnya

Minggu, 30 Juli 2023 | 20:45 WIB
  • author Purnawarman
LBH Pelangi Mataram Dorong Proses Hukum Direktur RSUD Provinsi NTB Diduga Selingkuh dengan Stafnya
LBH Pelangi Mataram Dorong Proses Hukum Direktur RSUD Provinsi NTB Diduga Selingkuh dengan Stafnya.ist

Ia juga mendorong pemerintah provinsi yang dalam hal ini Gubernur NTB juga segera menuntaskan karena ini bawahannya.

"Gubernur juga tidak bisa tinggal diam, harus menyelsaikan dengan cepat,"terangnya.

Sebelumnnya Kuasa Hukum dr Cantik inisial UI, Sapto Dewi Trianawati membeberkan bukti screnshot chat Direktur RSUD Provinsi NTB dr Lalu Herman Mahaputra (LHM) yang diduga berselingkuh dengan stafnya.

Hal ini dilakukan setelah Kuasa Hukum Direktur RSUD Provinsi memberikan bantahan dan meminta bukti data dan fakta.

"Ini bukti-bukti chatingan WA (WhatsApp) antara Direktur RSUD Provinsi dengan klien saya dari April hingga November 2021," ungkapnya sambil menunjukkan bukti-bukti berjilid-jilid screnshot chat mesra tersebut, Minggu malam (23/7/2023).

LHM: Dlm htl aja enak g ribet

UI: Hotel mana lagi?

LHM: .... aja sih gampang wkwk

UI: Mereka dah hapal aku

UI: Mau skrg?

UI: Wkwkwk

LHM: Gpp kan tamu nginep

LHM: Jgn skrg lg ribet urus covid

UI: yaaaa lama dong

UI: yaaa udh deh ndk ap2

LHM: mkn mobil bisa .....


Chat mesra

Namun bagi Sapto Dewi, apa yang disampaikan terkait dugaan skandal asmara "terlarang" dr UI dengan dr Jack, memiliki data beberapa hotel mewah di NTB tempat melakukan hubungan asmara "terlarang" itu.

"Zaman sekarang sudah canggih, bisa kita buka CCTV hotel itu. Nanti penyidik yang punya tugas meminta data pengunjung pada hari dan jam yang sama," tegasnya.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut