"Kami akan berusaha semaksimal mungkin semampu kami," ujarnya.
Pernyataan Ole menunjukkan ambisi Skuad Garuda untuk menyelesaikan turnamen dengan hasil terbaik. Apalagi pertandingan final berlangsung di SUGBK, tempat Indonesia menjalani seluruh pertandingan fase grup.
Indonesia sebelumnya mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Pada pertandingan kedua, Garuda bermain imbang 0-0 melawan Malaysia sebelum menutup fase grup dengan kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh.
Ole Romeny Berperan dalam Kemenangan 9-2
Ole juga menjadi bagian penting dalam kemenangan besar Indonesia atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A.
FIFA mencatat Ole melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Mitchell Baker menjadi gol pembuka Indonesia pada menit ke-11.
Mitchell Baker kemudian tampil luar biasa dengan mencetak lima gol. Selain Baker, gol Indonesia lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.
Indonesia menang 9-2 dan memastikan posisi teratas Grup A. Kemenangan tersebut sangat penting karena Malaysia pada pertandingan bersamaan juga menang 6-0 atas Singapura.
Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol +9. Indonesia berhak menjadi juara grup karena mencetak lebih banyak gol, yakni 11 gol berbanding sembilan milik Malaysia.
Hasil tersebut mengantarkan Indonesia ke final untuk menghadapi Thailand.
Thailand Bukan Lawan Mudah
Thailand menjadi lawan Indonesia setelah memastikan diri sebagai juara Grup B.
Sebelum pertandingan terakhir, Thailand sudah mengantongi kemenangan atas Pakistan dengan skor 4-0 dan Vietnam 2-0. Thailand kemudian kalah 1-2 dari Filipina pada laga terakhir, tetapi tetap berada di posisi teratas Grup B dan berhak menghadapi Indonesia di final.
Pelatih Thailand Anthony Hudson melakukan rotasi besar pada laga terakhir dengan sembilan perubahan pemain. Karena itu, kekalahan dari Filipina tidak mengubah posisi Thailand sebagai finalis.
Pertemuan Indonesia dan Thailand pun menjadi duel antara juara Grup A dan juara Grup B pada final perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Kesempatan Indonesia Raih Trofi di SUGBK
Indonesia memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri. Seluruh pertandingan Grup A yang dijalani Garuda berlangsung di SUGBK dan dukungan suporter menjadi salah satu energi tambahan bagi tim.
Pelatih John Herdman juga menyebut dukungan penonton memberikan dorongan besar kepada pemain, terutama ketika tim berjuang pada 20 menit terakhir pertandingan melawan Bangladesh.
Kini, satu pertandingan tersisa untuk menentukan apakah Indonesia mampu mengakhiri turnamen dengan trofi.
Ole Romeny menegaskan dirinya bersama seluruh rekan setim siap memberikan kemampuan terbaik. Targetnya jelas, Indonesia harus memenangkan pertandingan dan mempersembahkan gelar kepada masyarakat.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi ujian terakhir bagi Skuad Garuda sekaligus kesempatan untuk mencatat sejarah sebagai juara edisi perdana turnamen tersebut.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
