BIMA, iNewsLombok.id – Kesal menunggu perbaikan jalan, masyarakat Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), memilih turun tangan memperbaiki jalan rusak secara swadaya.
Puluhan warga bergotong royong mengaspal sejumlah bagian jalan yang selama ini menjadi akses penting masyarakat. Langkah tersebut dilakukan setelah kerusakan jalan dinilai semakin membahayakan pengguna dan disebut telah menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh.
Kerusakan jalan di wilayah tersebut disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Warga mengatakan kondisi jalan semakin parah ketika hujan turun karena air menggerus badan jalan.
"Jalan rusak di desa kami memang luput perhatian dari pemerintah daerah. Kondisi seperti ini sudah belasan tahun, dan puncaknya kami menggelar swadaya dan memperbaiki sendiri jalanya setelah baru-baru ini kembali memakan korban," ungkap seorang ibu warga desa setempat, Nurjanah, Selasa (29/9/2026).
Menurut Nurjanah, masyarakat mengumpulkan dana secara swadaya hingga sekitar Rp20 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli kebutuhan material dan mendukung pekerjaan perbaikan jalan serta jembatan.
"Karena memang luput perhatian dari pemerintah, maka jalan ini harus kami perbaiki sendiri dari pada terus memakan korban," kata Nurjanah.
Jalan 50 Meter Diaspal, Jembatan Turut Diperbaiki
Dari hasil swadaya tersebut, warga berhasil mengaspal ruas jalan sepanjang sekitar 50 meter. Selain itu, salah satu jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan secara optimal juga diperbaiki.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
