Politeknik Narmada Hadir di NTB, Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Tiga Prodi Vokasi

Utswatun Hasanah
Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, menyerahkan SK Operasional Politeknik Narmada kepada Ketua Yayasan Lumbung Ilmu Sasak, Ahmad Mustarudin Efendi, didampingi Direktur Politeknik Narmada, Moh Jazuli, di Kantor LLDIKTI. (Foto: ist)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Politeknik Narmada resmi menjadi perguruan tinggi vokasi baru di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah menerima Surat Keputusan (SK) Operasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

SK operasional tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, kepada Ketua Yayasan Lumbung Ilmu Sasak, Ahmad Mustarudin Efendi, yang didampingi Direktur Politeknik Narmada, Moh Jazuli, di Kantor LLDIKTI Wilayah VIII, Mataram, Senin (3/8/2026).

Terbitnya SK tersebut menjadi tonggak dimulainya penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi oleh Politeknik Narmada. Kehadiran kampus ini diharapkan memperluas akses pendidikan vokasi di NTB sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil yang semakin dibutuhkan dunia usaha dan industri.

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, mengapresiasi langkah Yayasan Lumbung Ilmu Sasak yang menghadirkan institusi pendidikan vokasi dengan orientasi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan kolaborasi bersama dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).

"Perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta berkarakter profesional dan berjiwa wirausaha," ujarnya.

Pada tahun akademik perdana, Politeknik Narmada membuka tiga Program Studi Sarjana Terapan (D4), yaitu Bisnis Digital, Bisnis dan Manajemen Ritel, serta Teknologi Rekayasa Logistik.

Program Studi Bisnis Digital dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan di bidang transformasi digital, pemasaran digital, e-commerce, analisis data bisnis, hingga pengembangan perusahaan rintisan (startup).

"Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel difokuskan pada pengelolaan bisnis modern, pemasaran, pelayanan pelanggan, rantai pasok, dan pengembangan usaha perdagangan," kata Gusti Lanang.

Adapun Program Studi Teknologi Rekayasa Logistik dipersiapkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam sistem logistik, transportasi, pergudangan, distribusi barang, serta manajemen rantai pasok yang menjadi kebutuhan berbagai sektor industri.

Seluruh program studi tersebut dikembangkan menggunakan konsep link and match dengan dunia usaha dan industri. Kurikulumnya disusun berdasarkan kebutuhan pasar kerja, dilengkapi pembelajaran berbasis praktik, program magang industri, sertifikasi kompetensi, serta pemanfaatan teknologi digital agar lulusan memiliki daya saing tinggi.

Ketua Yayasan Lumbung Ilmu Sasak, Ahmad Mustarudin Efendi, mengatakan penerbitan SK operasional merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan seluruh tim pendiri serta dukungan berbagai pihak.

"SK operasional ini bukan sekadar legalitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, tetapi menjadi amanah untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global,"tegasnya.

"Kami berkomitmen membangun Politeknik Narmada sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan yang memberi manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan daerah," jelas Mustarudin.

Direktur Politeknik Narmada, Moh Jazuli, menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya akan mengedepankan budaya mutu, tata kelola profesional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor industri.

"Kami ingin menjadikan Politeknik Narmada sebagai kampus vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Pembelajaran akan dirancang berbasis praktik, inovasi, dan kolaborasi sehingga lulusan benar-benar siap memasuki dunia kerja maupun menjadi wirausahawan," katanya.

Dengan telah diterbitkannya SK operasional, Politeknik Narmada resmi menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian terapan, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Jazuli optimistis kehadiran kampus tersebut akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTB.

"Kehadiran Politeknik Narmada diharapkan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat, khususnya pada sektor ekonomi digital, perdagangan, logistik, pariwisata, industri kreatif, dan kewirausahaan," tutur Jazuli.

Selain memperluas pilihan pendidikan tinggi di NTB, berdirinya Politeknik Narmada juga diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi serta menghasilkan lulusan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri nasional.

Keberadaan program studi yang berfokus pada ekonomi digital, perdagangan modern, dan logistik dinilai sejalan dengan pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, perdagangan elektronik, dan distribusi barang yang terus berkembang di Nusa Tenggara Barat.

Editor : Purnawarman

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network