DPRD NTB Bongkar Kejanggalan Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Klaim 100 Persen Dipertanyakan

Purnawarman
Anggota Komisi IV DPRD NTB Syamsul Fikri. (Foto: Purnawarman/iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mempertanyakan klaim Pemerintah Provinsi NTB yang menyebut proyek pembangunan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk telah mencapai progres fisik 100 persen. Pasalnya, hingga kini verifikasi langsung di lapangan disebut belum dilakukan.

Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD NTB, Syamsul Fikri, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) NTB di ruang rapat Komisi IV DPRD NTB, Rabu (29/7/2026).

Fikri menilai laporan progres fisik seharusnya didukung hasil pemeriksaan lapangan agar sesuai dengan kondisi riil proyek.

"Apakah sudah ada verifikasi ke lapangan, khususnya di Pulau Sumbawa?," tanya Fikri.

Menurutnya, apabila pengecekan lapangan belum dilakukan, maka angka progres fisik yang dilaporkan mencapai 100 persen patut dikaji ulang.

Selain itu, ia juga menyoroti penyelesaian pekerjaan cutting yang disebut belum dipastikan tuntas. Fikri turut meminta penjelasan mengenai informasi tunggakan pembayaran kepada subkontraktor yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp300 juta.

Ia menegaskan, seluruh pekerjaan konstruksi harus dipastikan selesai sesuai spesifikasi teknis, sekaligus menjamin hak-hak pihak yang terlibat dalam proyek dipenuhi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPRPKP NTB, Lalu Kusuma Wijaya, mengakui pihaknya belum melakukan pemeriksaan administratif maupun verifikasi faktual terhadap proyek tersebut karena laporan baru diterima sehari sebelumnya.

"Khusus pekerjaan Lunyuk, kami memang belum melakukan pemeriksaan lapangan maupun cross check langsung,” jelasnya.

Ia memastikan Dinas PUPRPKP akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung di lokasi proyek.

"Kami pasti akan melakukan itu. Namun laporan baru kemarin saya terima. Untuk pekerjaan yang tidak terlalu panjang sudah kami panggil teman-teman untuk melakukan pengecekan," ungkapnya.

Verifikasi lapangan dinilai penting untuk memastikan kesesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi fisik di lapangan, termasuk mengevaluasi kualitas pekerjaan, penyelesaian seluruh item konstruksi, serta memastikan tidak ada persoalan pembayaran yang dapat menghambat penyelesaian proyek.

Proyek peningkatan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk merupakan salah satu akses strategis di Pulau Sumbawa yang diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, DPRD menilai pengawasan terhadap pelaksanaan proyek perlu dilakukan secara menyeluruh agar penggunaan anggaran daerah berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Editor : Purnawarman

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network