LOMBOK, iNewsLombok.id – Direktur RSUP NTB, Asrul Sani, menegaskan kesiapan penuh rumah sakit dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi jamaah haji tahun 2026. Sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi, RSUP NTB akan menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi calon jamaah haji dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat.
“Asrama haji sudah mulai berjalan, dan tim kami pada prinsipnya siap. RSUP NTB sebagai rumah sakit provinsi akan menjadi rujukan pelayanan kesehatan haji,” ujar Asrul Sani, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, seluruh tenaga medis, termasuk dokter spesialis dari berbagai bidang, telah dipersiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan jamaah haji, terutama bagi calon jamaah yang masuk kategori lanjut usia (lansia) dan berisiko tinggi.
Berdasarkan data Kementerian Agama, sebagian besar jamaah haji asal NTB setiap tahunnya didominasi kelompok usia di atas 50 tahun, sehingga perhatian terhadap penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, gangguan jantung, hingga gangguan pernapasan menjadi sangat penting.
Karena itu, pihak RSUP NTB mengingatkan agar calon jamaah haji tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan sejak awal.
“Kami mengingatkan agar jamaah mengikuti saran dan arahan tim medis yang mendampingi, sehingga ibadah dapat berjalan lancar,” katanya.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
