get app
inews
Aa Text
Read Next : Refleksi Makrifat Maulid Nabi Muhammad SAW Pasca Gempa M 7,7

Update Gempa NTT 24 Agustus: 100 Orang Meninggal, 180.327 Masih Mengungsi

Selasa, 25 Agustus 2026 | 00:02 WIB
header img
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Tangkapan Layar)

"Tentu saja ini data sementara, seiring berjalannya waktu, data ini akan semakin lengkap. Data dikumpulkan secara berjenjang bottom-up, dari mulai tingkat yang paling kecil, kampung, rukun tetangga, naik lagi ke atas sampai tingkat desa, camat, bupati, dan di tingkat nasional, baik oleh BPS maupun oleh BNPB," ujarnya.

Gempa Susulan Capai 6.409 Kali

Memasuki hari kedelapan setelah gempa utama, aktivitas kegempaan di wilayah Flores masih berlangsung. Berdasarkan laporan BMKG yang disampaikan BNPB, telah terjadi 6.409 kali gempa susulan.

Suharyanto menyebut gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil tercatat magnitudo 1,1. Dari ribuan gempa susulan tersebut, terdapat 33 kejadian dengan magnitudo 5 atau lebih.

"Gempa susulan yang terjadi sampai hari ini ada 6.409 kali gempa. Kemudian, gempa susulan yang terbesar ada 6,2 magnitudo, kemudian yang terkecil 1,1. Yang sama dengan atau lebih besar dari 5 magnitudo ada 33 kali," katanya.

Sebanyak 139 gempa susulan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian warga masih memilih mengungsi di luar rumah meskipun tempat tinggal mereka tidak mengalami kerusakan atau hanya rusak ringan.

"Ini mengakibatkan sampai hari ke-8 terjadinya gempa Flores ini, masyarakat masih banyak yang takut sehingga tetap mengungsi di luar rumah, meskipun rumah-rumahnya tidak terdampak atau rusak ringan," ujar Suharyanto.

Aktivitas Gempa Mulai Menurun

Meski gempa susulan masih terjadi, BNPB menyebut aktivitas kegempaan dalam dua hari terakhir menunjukkan tren penurunan.

Dalam 24 jam terakhir, hanya terdapat satu gempa yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Namun, warga tetap diminta mengikuti informasi resmi dan arahan pemerintah maupun otoritas kebencanaan.

"Dua hari terakhir, menurut penjelasan BMKG, ini kondisinya sudah mulai menurun. Dalam 24 jam terakhir, ada satu kali gempa yang dirasakan masyarakat. Memang kondisi ini akan berlangsung terus sampai 3 atau 4 minggu ke depan di mana menurut penjelasan BMKG, kondisinya akan lebih stabil," kata dia.

Gempa Utama Flores Berkekuatan M7,7

Sebagai informasi, gempa utama Flores terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB. BMKG dalam pemutakhiran parameternya mencatat kekuatan gempa mencapai M7,7 dengan kedalaman 15 kilometer.

Episenter gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. BMKG pada saat kejadian juga menyatakan gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami dan mengeluarkan peringatan bagi sejumlah wilayah terdampak.

Perkembangan aktivitas susulan kemudian terus dipantau BMKG. Pada 19 Agustus 2026, BMKG mencatat sudah terjadi 2.768 gempa susulan dengan magnitudo antara 1,1 hingga 6,2. Sebanyak 118 gempa di antaranya dirasakan masyarakat dan 31 kejadian memiliki magnitudo di atas 5,0.

Dengan masih berlangsungnya gempa susulan, BNPB dan BMKG terus melakukan pemantauan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, memperhatikan informasi resmi, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

 

 

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut