Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 352 Siswa Diduga Keracunan MBG di Lombok Tengah, DPR Minta Kasus Diusut Menyeluruh
Advertisement . Scroll to see content

150 Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Wisata Ikonik Porak-Poranda dan 700 KK Mengungsi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB
  • author iNews TV
150 Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Wisata Ikonik Porak-Poranda dan 700 KK Mengungsi
Kondisi Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026), usai kebakaran hebat yang meludeskan sekitar 150 rumah adat Suku Sasak dan memaksa 700 KK mengungsi.(Foto: iNews TV)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Duka mendalam menyelimuti Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah kebakaran hebat melanda kawasan wisata budaya tersebut pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Sedikitnya 150 rumah adat Suku Sasak dilaporkan hangus terbakar. Musibah ini mengakibatkan sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber mata pencaharian, sehingga terpaksa mengungsi ke rumah sanak keluarga dan kerabat di luar kawasan kampung adat.

Pantauan di lokasi pada Minggu (23/8/2026) pagi memperlihatkan suasana memilukan. Asap masih mengepul dari puing-puing bangunan, sementara beberapa titik bara api masih terlihat menyala di antara reruntuhan rumah tradisional yang telah rata dengan tanah.

Aparat TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, serta warga setempat bergotong royong menyiram sisa-sisa bangunan untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kebakaran susulan.

Di tengah puing yang menghitam, sejumlah warga tampak berusaha menyelamatkan perabot rumah tangga dan benda berharga yang masih tersisa.

“Kondisinya habis semua, tidak ada yang tersisa. Sekarang warga hanya bisa mencari barang-barang perabotan yang mungkin masih utuh,” ujar Emi, salah seorang warga terdampak di lokasi kejadian.

700 KK Mengungsi, Butuh Bantuan Darurat

Seluruh keluarga terdampak kini mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat karena belum dapat kembali ke permukiman mereka. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok, pakaian, selimut, tenda pengungsian, hingga layanan kesehatan bagi para korban.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut