KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat, 1 Penumpang Meninggal dan 173 Dievakuasi
LOMBOK, iNewsLombok.id – KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026). Dalam insiden tersebut, satu penumpang meninggal dunia dan 173 orang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Korban meninggal diketahui berinisial IS, perempuan berusia 20 tahun asal Kelurahan Ampenan, Kota Mataram. Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk proses penanganan lebih lanjut.
Selain korban meninggal, dua penumpang yang selamat juga harus mendapatkan perawatan medis. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Provinsi NTB karena membutuhkan penanganan lebih intensif.
Salah seorang penumpang, Sahtur, mengungkapkan kepanikan terjadi ketika api semakin membesar dan asap mulai memenuhi bagian dalam kapal. Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang memilih menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.
Menurut Sahtur, penumpang perempuan dan anak-anak didahulukan untuk meninggalkan kapal. Para penumpang kemudian bertahan di tengah laut selama lebih dari tiga jam sebelum mendapat pertolongan dari kapal wisata asal Inggris.
"Semua barang habis sudah, yang penting selamat," ujarnya.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi membenarkan adanya korban meninggal dalam kecelakaan laut tersebut.
"Satu orang dilaporkan meninggal dunia. Total yang sudah dievakuasi sampai saat ini 173 orang," katanya.
Proses penyelamatan melibatkan tim SAR gabungan dengan menggunakan sejumlah armada laut. Berdasarkan data Basarnas yang disampaikan dalam proses evakuasi, sebanyak 59 orang berhasil dievakuasi menggunakan kapal Basarnas.
Sementara itu, 19 orang lainnya dievakuasi menggunakan kapal TNI Angkatan Laut. Sebanyak 35 orang kemudian dievakuasi menuju Bali.
Selain itu, tiga orang berhasil diselamatkan menggunakan kapal yacht.
Salah satu dari tiga orang tersebut merupakan korban yang kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Secara keseluruhan, berdasarkan data sementara yang dihimpun dalam operasi penyelamatan, sebanyak 173 orang telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
Meski sebagian besar penumpang telah berhasil dievakuasi, proses pencarian dan pendataan belum dihentikan. Posko SAR masih melakukan pencocokan data penumpang untuk memastikan seluruh orang yang berada di dalam KMP Putri Yasmin telah ditemukan.
Petugas juga masih menunggu informasi dari lokasi kejadian serta laporan keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Pendataan dilakukan secara bertahap seiring masuknya informasi dari berbagai unsur yang terlibat dalam operasi SAR.
Penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Aparat dan pihak terkait masih melakukan penanganan serta pengumpulan informasi mengenai kronologi dan sumber api.
KMP Putri Yasmin merupakan kapal penumpang jenis roll-on/roll-off (Ro-Ro) yang melayani penyeberangan Bali-Lombok. Data pelayaran menunjukkan kapal tersebut memiliki nomor IMO 9037575 dan MMSI 525010084.
Data maritim menunjukkan KMP Putri Yasmin dibangun pada 1992. Kapal tersebut memiliki panjang sekitar 62 meter, tonase kotor 1.790 GT, dan deadweight sekitar 250 ton.
KMP Putri Yasmin tercatat beroperasi pada lintasan Padangbai, Bali, menuju Lembar, Lombok. Riwayat pelayaran kapal juga menunjukkan aktivitas rutin antara kedua pelabuhan tersebut.
Sebelum kejadian, KMP Putri Yasmin juga termasuk kapal yang menjalani uji petik kelaiklautan bersama sejumlah kapal lain yang melayani lintasan Lembar-Padangbai. Pemeriksaan tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, serta kelaiklautan kapal.
Operasi SAR masih berlangsung untuk memastikan seluruh penumpang terdata dan tidak ada korban yang tertinggal.
Informasi mengenai jumlah korban, kondisi kapal, maupun penyebab kebakaran masih dapat berubah mengikuti hasil pendataan dan keterangan resmi petugas di lapangan.
Editor: Purnawarman