get app
inews
Aa Text
Read Next : Prabowo Resmikan 5 Bendungan dari Lombok, Meninting Jadi Tumpuan Air dan Pangan NTB

Inspiratif! Putra Petani Sumbawa NTB, Berkali-kali Gagal hingga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI AL

Kamis, 23 Juli 2026 | 09:48 WIB
header img
Presiden Prabowo Subianto melantik Letda Laut (T) Zul Arsyi, putra petani asal Sumbawa, NTB, sebagai perwira TNI Angkatan Laut di Istana Negara. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsLombok.id – Perjuangan panjang yang penuh kegigihan akhirnya mengantarkan Letda Laut (T) Zul Arsyi, putra seorang petani asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi perwira TNI Angkatan Laut.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Zul bersama taruna dan taruni lulusan akademi militer dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan. Sebelum diterima di Akademi Angkatan Laut (AAL), Zul berkali-kali mengikuti seleksi TNI melalui jalur tamtama maupun bintara. Seluruh upaya itu sempat berujung kegagalan.

Namun, ia memilih bangkit dan terus mencoba hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan di AAL dan resmi menyandang pangkat Letnan Dua Laut Teknik.

"Saya sendiri merasa sangat bangga, saya tidak menyangka bisa berdiri di sini. Saya sempat ikut tes beberapa kali, baik itu CATAM maupun CABA dan saya tidak lolos. Saya tidak pernah bermimpi untuk berada di titik ini. Semua berkat kedua orang tua, berkat doa kedua orang tua saya. Bukan saya yang kuat, tapi doa ibu saya yang hebat," ujar Zul usai pelantikan di Istana Negara.

Bagi Zul, momen pengambilan sumpah perwira menjadi puncak perjalanan yang telah ditempuh dengan penuh pengorbanan. Ia mengaku salah satu tantangan terbesar selama menempuh pendidikan bukanlah latihan fisik maupun akademik, melainkan harus berjauhan dengan keluarga di kampung halaman.

Meski demikian, seluruh perjuangan itu kini terbayar. Zul bahkan menjadi perwira TNI Angkatan Laut pertama yang berasal dari kampung halamannya di Sumbawa.

"Mungkin suatu kebanggaan bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga tetangga maupun saudara-saudara saya di kampung," ucapnya.

Pesan Presiden Prabowo Jadi Pegangan

Di balik rasa syukur yang dirasakan, Zul mengaku ada satu pesan Presiden Prabowo Subianto yang paling membekas di hatinya saat pengarahan kepada para perwira remaja.

"Yang paling mengena di hati saya pesan dari Bapak Prabowo adalah untuk selalu tentara itu menjaga rakyat, selalu mengabdi kepada bangsa dan negara," tuturnya.

Pesan tersebut, menurut Zul, akan menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas sebagai perwira TNI Angkatan Laut.

Ia juga optimistis cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan melalui berbagai program strategis pemerintah, termasuk penguatan sektor ketahanan pangan dan energi nasional.

"Mungkin untuk Indonesia dengan semboyan Indonesia Emas 2045 dimulai dari Bapak Prabowo seperti dengan menguatkan pada pangan, dengan salah satunya yaitu bahan bakar alternatif B50, salah satu batu loncatan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Orang Tua Tak Kuasa Menahan Haru

Suasana haru juga dirasakan kedua orang tua Zul, Muhammad Akhyar dan Silvasari, yang hadir langsung di Istana Negara menyaksikan putra mereka dilantik menjadi perwira TNI AL.

Silvasari mengaku tak pernah membayangkan anaknya mampu mencapai cita-cita tersebut setelah melalui berbagai kegagalan.

"Merasa bangga, bangga ya. Sukses selalu untuk anak, apa yang dicita-citakan tercapai. Luar biasa, nggak nyangka," ujarnya sambil menahan tangis.

Sementara itu, sang ayah, Muhammad Akhyar, yang sehari-hari bekerja sebagai petani di Sumbawa, berharap putranya menjadi prajurit yang mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan negara.

"Semoga menjadi perwira yang lebih baik, mengabdi kepada negara terus. Pesan Pak Presiden ada satu, jadilah tentara yang kuat, yang bisa membanggakan bangsa dan negara," katanya.

Sebagai petani, Muhammad Akhyar mengaku turut merasakan dampak berbagai program pemerintah di sektor pertanian. Menurutnya, hasil panen dan harga sejumlah komoditas pertanian mengalami peningkatan.

"Saya dari petani, Sumbawa. Alhamdulillah dengan program swasembada pangan hasil tani kita lumayan bagus, harga-harga dari hasil bumi itu melonjak tinggi, bagus sekali ya," ujarnya.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian terus berlanjut sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat.

"Semoga Indonesia lebih baik lagi," tuturnya.

Praspa Jadi Awal Pengabdian Perwira Muda

Pelantikan Zul berlangsung dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa), tradisi resmi yang menandai pengangkatan taruna dan taruni lulusan akademi militer menjadi perwira pertama TNI dan Polri.

Setelah mengucapkan sumpah perwira, para lulusan akan memasuki satuan masing-masing untuk menjalankan tugas pengabdian kepada negara.

Kisah Zul membukrikan bahwa kegagalan berulang bukan penghalang untuk meraih cita-cita. Berbekal kerja keras, doa orang tua, dan semangat pantang menyerah, putra petani asal Sumbawa itu kini resmi mengawali pengabdiannya sebagai perwira TNI Angkatan Laut.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut