Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Perkuat Timnas Indonesia untuk Misi Juara Piala AFF 2026
"Setelah disumpah, Mitchell langsung berangkat ke Bali untuk mengikuti TC Timnas menghadapi Piala AFF," tulis akun tersebut.
Sebelum resmi menjadi WNI, nama Mitchell Baker telah masuk dalam daftar 50 pemain yang dipanggil untuk mengikuti persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026.
Namun, tidak seluruh pemain akan dibawa ke putaran final turnamen. Tim pelatih akan melakukan seleksi ketat untuk menentukan sekitar 23 hingga 26 pemain terbaik yang masuk dalam skuad resmi.
Timnas Indonesia sebelumnya telah menyelesaikan pemusatan latihan tahap pertama pada 5–11 Juli 2026. Selanjutnya, skuad asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan menjalani TC tahap kedua di Bali pada 14–25 Juli 2026 sebagai bagian dari pematangan strategi dan pembentukan komposisi tim.
Piala AFF 2026 akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Grup tersebut diperkirakan menjadi salah satu grup paling kompetitif karena dihuni sejumlah kekuatan utama Asia Tenggara, terutama Vietnam dan Singapura yang selama ini kerap menjadi lawan berat Timnas Indonesia.
Skuad Garuda menatap turnamen kali ini dengan ambisi besar untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara Piala AFF. Hingga kini Indonesia masih berstatus sebagai negara dengan jumlah runner-up terbanyak dalam sejarah turnamen, yakni enam kali, namun belum pernah mengangkat trofi juara.
Kehadiran Mitchell Baker diharapkan menambah kedalaman lini serang Timnas Indonesia. Dengan bertambahnya pilihan pemain di sektor depan, Patrick Kluivert memiliki lebih banyak alternatif untuk menyusun strategi menghadapi padatnya persaingan di fase grup hingga babak gugur.
Selain menjadi ajang perebutan gelar, Piala AFF 2026 juga menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk melanjutkan regenerasi skuad dan menguji para pemain naturalisasi maupun pemain muda yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim nasional dalam berbagai agenda internasional mendatang.
Editor : Purnawarman