get app
inews
Aa Text
Read Next : Benarkah Kader Golkar Incar Jabatan Sekertaris Gerindra NTB ? Ini Kata Ketua AMPI

Lagu Viral MBG Mas Bahlil Ganteng Ramai di TikTok, Golkar Sebut Kreativitas Netizen

Kamis, 28 Mei 2026 | 19:10 WIB
header img
Lagu viral MBG Mas Bahlil Ganteng ramai digunakan netizen di TikTok dan Instagram Reels hingga menjadi tren hiburan media sosial. (Foto: TikTok)

JAKARTA, iNewsLombok.id - Jagat media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan lagu viral bertajuk “MBG (Mas Bahlil Ganteng)” yang belakangan membanjiri TikTok hingga Instagram Reels. Sound unik dengan lirik absurd dan penuh humor itu sukses menarik perhatian warganet karena mudah diingat dan cepat melekat di kepala.

Lagu “MBG” dipopulerkan oleh akun TikTok @vokaliz_netizen, kreator konten yang dikenal kerap membuat lagu-lagu humor berbasis Artificial Intelligence (AI) dari komentar random netizen di media sosial. Popularitas sound ini semakin melonjak setelah digunakan dalam berbagai video reaction, meme, remix DJ, hingga konten FYP para kreator TikTok.

Salah satu penggalan lirik yang paling banyak dipakai netizen ialah kalimat, “Buah apa yang paling manis? BUAAHLIL!” yang langsung viral dan menjadi bahan candaan di berbagai platform media sosial.

Selain itu, potongan lirik seperti “my little bolu ketan” hingga “my little cilok pentol kecap dinda” juga ikut mencuri perhatian karena terdengar nyeleneh, namun justru dianggap menghibur dan membuat lagu semakin candu didengar.

Fenomena lagu absurd bernuansa humor memang belakangan menjadi tren tersendiri di Indonesia. Sebelumnya, sejumlah sound random dan remix AI juga sempat viral di TikTok karena dianggap ringan, lucu, dan mudah dihafal pengguna media sosial. Tren ini menunjukkan bagaimana kreativitas digital berkembang cepat melalui budaya meme dan algoritma media sosial.

Banyak pengguna TikTok menilai lagu “MBG” memiliki daya tarik karena sederhana, lucu, dan cocok digunakan untuk berbagai jenis konten hiburan. Tidak sedikit pula kreator yang membuat versi remix maupun parodi dari lagu tersebut sehingga penyebarannya semakin luas.

Viralnya lagu “MBG” bahkan mendapat respons dari Partai Golkar. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menilai lagu tersebut sebagai bentuk kreativitas netizen dalam mengekspresikan apresiasi di media sosial.

“Itu bagian dari kreativitas netizen berapresiasi atas kerja keras Pak Bahlil. Lagunya sendiri cukup cute dan menghibur,” kata Sarmuji dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Sarmuji juga menegaskan bahwa kalimat “Mas Bahlil ganteng” dalam lagu tersebut tidak ia anggap sebagai bentuk sindiran ataupun sarkasme terhadap Bahlil Lahadalia.

“Dalam konteks Mas Bahlil Ganteng di lagu itu, saya tidak merasakan unsur sarkastis, bahkan sebagai sanepan atau sindiran halus sekali pun,” ujarnya.

Pengamat media sosial menilai tren lagu berbasis AI seperti “MBG” berpotensi terus berkembang karena mudah diproduksi dan cepat menyebar melalui algoritma TikTok. Konten berbasis humor singkat dinilai lebih mudah masuk ke halaman FYP dan memancing interaksi pengguna.

Lirik Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”

MBG

Mas Bahlil Ganteng

Buah apa yang paling manis?

Buahlil...

Tambah ganteng aja

My little bolu ketan

 

Ups kanda suka

Dinda punya gaya

Sialan dia makin lucu guys

Kalau diperhatikan lama-lama

 

Mirip Zayn Malik

Ih, my Bahlil ganteng

Makin glowing saja nih

My koko, Bahlil kecintaanku

My little cilok pentol

Kecap dinda

 

Maafkan dinda

Dulu salah paham sama kanda

 

Apa itu harta, takhta, Baskara

Aku tim harta takhta kakanda sayang

Benci dan cinta itu beda tipis

 

Semenjak kakanda bilang matikan kompor

Kalau masakan sudah matang

Dinda memilih untuk tidak

Memasak kandaku

 

MBG

Mas Bahlil Ganteng

Buah apa yang paling manis?

Buahlil...

Tambah ganteng aja

My little bolu ketan

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut