get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Nama Sekda NTB Pilihan Gubernur Iqbal, DPRD Minta Fokus pada Meritokrasi

Prabowo Beri Lampu Hijau, NTB–NTT Selangkah Lagi Tuan Rumah PON 2028

Selasa, 13 Januari 2026 | 05:29 WIB
header img
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal temui Presiden Prabowo Subianto di sela sela Peresmian Sekolah Rakyat di Kalimantan. Istimewa

LOMBOK, iNewsLombok.id - Peluang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 kian terbuka. Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sinyal dukungan terhadap usulan dua provinsi tersebut untuk menggelar ajang olahraga nasional lima tahunan itu.

Dukungan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat bertemu langsung dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, di sela kegiatan peluncuran 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Pertemuan itu dimanfaatkan kedua kepala daerah untuk memastikan kesiapan NTB dan NTT sekaligus menyampaikan komitmen bersama dalam menyelenggarakan PON 2028 secara profesional, efisien, dan bertanggung jawab.

"Alhamdulillah, permintaan kami (NTB dan NTT) menjadi tuan rumah PON 2028 direspon positif oleh Pak Presiden," kata Gubernur Lalu Muhamad Iqbal melalui pesan tertulisnya.

Menurut Lalu Iqbal, konsep utama yang ditawarkan NTB dan NTT adalah penyelenggaraan PON yang mengedepankan efisiensi anggaran dan optimalisasi fasilitas olahraga yang telah tersedia, tanpa membebani keuangan negara dengan pembangunan infrastruktur baru berskala besar.

“Kami menegaskan kepada Presiden komitmen kesiapan kami untuk menyelenggarakan PON 2028 secara efisien, fokus kepada cabang-cabang olahraga yang fasilitasnya sudah tersedia dan tidak memerlukan pembangunan infrastruktur besar yang baru,” jelas Lalu Iqbal.

Ia menambahkan, NTB memiliki sejumlah venue olahraga berstandar nasional dan internasional, termasuk fasilitas peninggalan ajang balap dunia dan event olahraga nasional sebelumnya, yang dinilai siap dimaksimalkan untuk PON.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa langkah lanjutan akan segera ditempuh untuk memperkuat komitmen tersebut secara formal di tingkat pusat.

“Kita akan segera menindaklanjuti dengan menyampaikan surat bersama kedua gubernur kepada Presiden mengenai komitmen tersebut, guna memperoleh persetujuan beliau secara resmi,” ujarnya.

Selain kesiapan venue, penyelenggaraan PON 2028 di NTB dan NTT juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan, terutama bagi sektor pariwisata, UMKM, dan transportasi lokal. Ajang ini diharapkan menjadi momentum pemerataan pembangunan kawasan timur Indonesia sekaligus promosi destinasi wisata unggulan kedua provinsi.

Jika resmi ditetapkan, PON XXII 2028 akan menjadi sejarah baru karena digelar secara kolaboratif oleh dua provinsi bertetangga di wilayah Indonesia timur, dengan konsep penyelenggaraan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis potensi daerah.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut