John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Ini Dua Keunggulan Utama Sang Pelatih
JAKARTA, iNewsLombok.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala baru Tim Nasional Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan pada Sabtu (3/1/2026), sekaligus menandai dimulainya era baru skuad Garuda pasca berakhirnya masa kepemimpinan Patrick Kluivert.
Herdman dikontrak selama dua musim dengan opsi perpanjangan dua tahun. Ia dipercaya memimpin Timnas Indonesia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026, yang membuat PSSI melakukan evaluasi besar-besaran terhadap tim kepelatihan.
Penunjukan pelatih asal Inggris tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola internasional. Media Belanda, Voetbal Nieuws, menyoroti dua keunggulan utama Herdman yang dinilai dapat membawa Timnas Indonesia ke level kompetitif yang lebih tinggi.
"Kekuatannya tidak hanya terletak pada kemampuan taktisnya. Dia sering memilih formasi 3-4-2-1 yang fleksibel, tetapi terutama pada kemampuannya untuk memperkuat mental para pemain," tulis Voetbal Nieuws, dikutip Selasa (6/1/2026).
Salah satu keistimewaan John Herdman terletak pada pendekatan taktis yang adaptif. Formasi 3-4-2-1 yang kerap ia terapkan memungkinkan tim tampil seimbang antara pertahanan, penguasaan lini tengah, dan serangan cepat dari sisi sayap.
Skema ini juga memberi ruang bagi pemain kreatif untuk bergerak bebas di belakang striker, serta memaksimalkan transisi cepat saat menyerang maupun bertahan. Pola tersebut dinilai cocok dengan karakter pemain Timnas Indonesia yang mengandalkan kecepatan dan stamina.
Selain aspek teknis, Herdman dikenal luas sebagai pelatih yang mampu membangun mental juara. Filosofinya menekankan kepercayaan diri, kebersamaan, dan keyakinan bahwa tim mampu melampaui ekspektasi.
Saat sukses membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022, Herdman menegaskan filosofi tersebut dengan pernyataan inspiratif:
"Tidak ada yang mengharapkan apa pun dari kami, tetapi kami dapat melakukan lebih dari yang kami pikirkan," ujar Herdman.
Voetbal Nieuws juga menyoroti slogan “WeCan” yang menjadi fondasi pendekatan kepelatihannya. Filosofi ini menanamkan mental pantang menyerah dan rasa percaya diri kolektif, yang disebut menjadi pembeda utama Herdman dibanding pelatih lain.
Saat ini, Herdman masih menikmati waktu bersama keluarga sebelum memulai tugas barunya. PSSI dijadwalkan memperkenalkan secara resmi pelatih berusia 50 tahun tersebut pada 12 Januari 2026.
John Herdman bukan sosok asing di level internasional. Selain sukses bersama Kanada, ia juga pernah membawa Timnas Putri Inggris meraih peringkat ketiga Piala Dunia Wanita 2015. Pengalaman lintas sektor sepak bola pria dan wanita ini menjadi nilai tambah dalam membangun sistem pembinaan berkelanjutan.
PSSI berharap Herdman mampu tidak hanya membenahi performa tim senior, tetapi juga memperkuat koneksi antara Timnas, kelompok usia, dan pemain diaspora. Publik pun menaruh harapan besar agar era baru ini membawa konsistensi prestasi di level Asia hingga dunia.
Dengan kombinasi strategi modern dan kekuatan mental, John Herdman diyakini menjadi figur yang tepat untuk membangun kembali kepercayaan diri Timnas Indonesia dan membuka jalan menuju prestasi internasional yang lebih kompetitif.
Editor : Purnawarman