Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Musorprovlub, Walikota Mataram Terpilih Ketua KONI NTB Unggul Suara dari Petahana
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Massa Tuntut Reformasi Yayasan RSI NTB: Soroti Dugaan Penggelapan Dana Miliaran Rupiah

Senin, 02 Juni 2025 | 20:22 WIB
  • author Purnawarman
Ratusan Massa Tuntut Reformasi Yayasan RSI NTB: Soroti Dugaan Penggelapan Dana Miliaran Rupiah
Ratusan Massa Tuntut Reformasi Yayasan RSI NTB: Soroti Dugaan Penggelapan Dana Miliaran Rupiah. ist

LOMBOK, iNewsLombok.id – Ratusan demonstran yang menamakan diri sebagai Balka Yarsi (Batur Lombok Kawal Yarsi) menggelar aksi protes di depan kantor Yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlokasi di kompleks Rumah Sakit Siti Hajar, Kota Mataram, pada Senin, 2 Juni 2025.

Massa menyampaikan berbagai tudingan serius terhadap kepemimpinan yayasan, terutama terhadap Ketua Pembina Yayasan RSI NTB, Lalu Moh Azhar, yang mereka nilai bertanggung jawab atas dugaan penggelapan dana dan penyimpangan manajemen yang terjadi di tubuh yayasan selama beberapa tahun terakhir.

Skandal Pajak dan Pengelolaan Dana Yayasan

Dalam orasinya, Koordinator Umum Balka Yarsi, M. Munip, menyampaikan bahwa terdapat kejanggalan besar dalam proses pembayaran pajak yayasan pada periode 2013–2015, di mana diduga terdapat selisih pembayaran hingga miliaran rupiah.

“Dana yang seharusnya dibayar untuk pajak hanya Rp2,4 miliar, tapi uang yayasan yang keluar sebesar Rp5,5 miliar. Ada indikasi dia melakukan penggelapan dana yayasan. Yang seharusnya membayar kepada negara sejumlah Rp2.417.000.000. Tetapi sama sekali ada kelebihan Rp3.000.000.000,” ujar Munip.

Munip juga menegaskan bahwa Ketua Pembina Yayasan telah mengetahui dan menyetujui transaksi keuangan tersebut dalam rapat internal tahun 2015, sehingga secara moral dan hukum dinilai ikut bertanggung jawab.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut