Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi terencana untuk membasmi jaringan narkoba di Kabupaten Lombok Tengah. "Kami mendukung program Asta Cita Presiden dengan memastikan efek jera kepada pelaku dan pengedar narkoba. Ini adalah langkah serius untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika," jelasnya.
Kapolres juga memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pencegahan dan penindakan tegas terhadap pengedar narkoba di seluruh wilayah Lombok Tengah.
Para terduga pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Narkotika. Ancaman hukuman bagi pelaku bervariasi, mulai dari 6 hingga 20 tahun penjara, bahkan bisa mencapai penjara seumur hidup atau hukuman mati bagi pelaku utama.
Operasi ini menjadi bukti keseriusan Polda NTB dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Kombes Pol Roman menegaskan bahwa pemberantasan jaringan narkoba akan terus dilakukan secara simultan untuk menciptakan efek jera dan membasmi jaringan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.
Editor : Purnawarman