Kondisi tersebut membuka peluang bagi Jorge Martin untuk mengambil alih pimpinan balapan. Pembalap Aprilia itu melakukan start impresif dari baris kedua dan langsung berada di depan Marquez.
Martin kemudian mampu membangun keunggulan cukup besar. Marquez terus membuntutinya sambil berusaha menjaga jarak dengan pembalap asal Spanyol tersebut.
Di belakang keduanya, Ai Ogura berada dalam posisi yang cukup kuat. Pembalap Trackhouse itu akhirnya mendapatkan keuntungan besar setelah drama yang menimpa Martin pada fase akhir balapan.
Marquez Ambil Alih Pimpinan
Perubahan posisi terjadi ketika balapan menyisakan lima lap. Martin tiba-tiba mengurangi kecepatannya dan memberikan ruang kepada Marquez untuk melewati.
Marquez tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Pembalap bernomor 93 itu langsung mengambil alih posisi terdepan dan berusaha menjaga jarak dari Martin.
Martin masih berupaya merebut kembali posisi pertama. Namun, upaya tersebut berujung kesalahan. Pada lap kedua terakhir, Martin kehilangan kendali atas ritmenya dan akhirnya turun ke posisi keempat.
Posisi tersebut membuat Ogura naik ke urutan kedua, sementara Di Giannantonio mengambil tempat ketiga.
Marquez kemudian mampu menjaga keunggulan hingga melewati garis finis. Ia pun mencatat kemenangan Sprint Race di Mandalika sekaligus mengumpulkan 12 poin penting dalam perburuan gelar juara dunia.
Ban Jadi Salah Satu Faktor Penting
Strategi ban juga menjadi bagian menarik dari Sprint Race kali ini. Hampir seluruh pembalap menggunakan ban soft di bagian depan dan belakang. Johann Zarco menjadi pengecualian dengan memilih ban belakang medium.
Sementara itu, Martin diduga mengalami persoalan terkait kondisi ban ketika ritmenya mulai menurun. Reuters melaporkan adanya dugaan masalah ban yang turut memengaruhi performa Martin menjelang akhir balapan.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Martin sekaligus keuntungan besar bagi Marquez. Dari semula tertinggal dua poin, Marquez kini berbalik unggul tiga poin di puncak klasemen.
Mandalika Jadi Titik Balik Marquez
Kemenangan Sprint tersebut memiliki arti khusus bagi Marquez. Sebelum tiba di Indonesia, ia belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP di Mandalika sejak sirkuit tersebut masuk kalender MotoGP.
MotoGP mencatat Marquez hanya mengumpulkan 11 poin dari empat kunjungannya sebelumnya ke Mandalika. Bahkan, musim lalu ia mengalami kecelakaan setelah terlibat insiden dengan Bezzecchi pada balapan utama.
Kini, Marquez berhasil mengubah cerita tersebut. Ia bukan hanya memenangi Sprint Race, tetapi juga mengambil alih posisi teratas klasemen setelah sebelumnya datang ke Lombok dengan defisit dua poin dari Martin.
MotoGP Indonesia 2026 merupakan putaran ke-17 dari 22 seri musim ini. Setelah Sprint Race, para pembalap masih akan menghadapi balapan utama pada Minggu (11/10/2026).
Balapan utama dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB atau 15.00 WITA di Pertamina Mandalika International Circuit. Persaingan Marquez dan Martin pun dipastikan kembali menjadi perhatian utama karena keduanya kini hanya terpaut tiga poin di klasemen.
Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2026
Marc Marquez – Ducati Lenovo
Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (+0,509 detik)
Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (+0,835 detik)
Jorge Martin – Aprilia Racing (+1,947 detik)
Alex Marquez – Gresini Ducati (+3,410 detik)
Pedro Acosta – Red Bull KTM (+5,478 detik)
Fermin Aldeguer – Gresini Ducati (+7,036 detik)
Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (+10,039 detik)
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
